Sektor 23 Pembibitan Satgas Citarum, Sub 3 Ciatawa Melakukan Patroli dan Pengecekan di Blok 61

TNI POLRI171 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum melakukan Patroli dan pengecekan pohon tanaman buah lahan di blok 61 yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Jumat (08/04/22).

Kegiatan di lakukan untuk pengontrolan dan pengecekan kondisi tanaman. Selain itu, memberikan edukasi kepada setiap warga penggarap lahan yang ada di blok 61.

Pada kesempatan tersebut, Kopda Sumar selaku anggota memerintahkan anggota satgas untuk mengecek lahan yang sudah di tanami maupun lahan yang masih terbilang kritis dan juga mengecek tanaman buah

Baca Juga  Resahkan Warga Di Kawasan Stasiun Garut, Tiga Orang Dalam Kondisi Pengaruh Miras Diamankan Polisi

Ia menegaskan, Selain melaksanakan patroli anggota sektor 23 juga wajib memberi arahan mengenai perawatan pada tanaman yang baik dan benar dan juga memeberikan edukasi kepada masyarakat penggarap lahan.

“Dengan melaksanakan patroli dan pengecekan tanaman, kami berharap kepada warga masyarakat untuk bisa menjaga dan merawat nya dengan baik dan kita juga mengurangi adanya oknum yang tidak bertanggung jawab”. Tegasnya

Baca Juga  Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Sukapura

Menurutnya, Patroli ini merupakan dalam rangka pengamanan hutan yang ada di hulu sungai Citarum. Selain itu untuk memberikan edukasi kepada warga masyarakat agar menjaga alam.

“Dengan kegiatan patroli yang dilanjutkan penanaman serta edukasi kepada masyarakat dapat mencegah terjadinya bencana alam”. Tutur dia.

Dikatakannya, Jika hutan aman terlindungi dan tidak gundul, air yang mengalir ke sungai Citarum akan bersih juga tanaman yang kita sudah tanaman bisa tumbuh dengan baik dan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga  Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

“Betapa pentingnya kita merawat dan menanam pohon yang memiliki kemiringan dan juga lahan yang kritis”. Pungkasnya.

(Red)