Sektor 23 Pembibitan Satgas Citarum Sub 3 Citawa Melaksanakan Patroli di Petak 69F

TNI POLRI142 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum Sub 3 Citawa melakukan Sosialisasi di Petak 69F yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Selasa (26/07/22).

Kegiatan di lakukan untuk pengontrolan dan pengecekan kondisi lahan. Selain itu, melakukan penanaman memberikan edukasi kepada setiap warga penggarap lahan yang ada di petak 69F.

Pada kesempatan tersebut, Serda Eden bersama anggota Sektor 23/pembibitan melakukan pengecekan lahan yang sudah di tanami maupun lahan yang masih terbilang kritis untuk di tanam tanaman keras, kopi dan tanaman buah.

Baca Juga  Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul

“Selain melaksanakan patroli, Kita memberikan arahan mengenai perawatan pada tanaman yang baik dan benar, terutama untuk masyarakat yang menanam tanaman di lahan yang memiliki kemiringan tidak wajar”. Terangnya.

Dengan melaksanakan patroli ini, Pihaknya berharap, kepada masyarakat untuk bisa menjaga dan merawatnya dengan baik agar tanaman tumbuh sesui harapan.

Baca Juga  Resahkan Warga Di Kawasan Stasiun Garut, Tiga Orang Dalam Kondisi Pengaruh Miras Diamankan Polisi

“Dengan kita melakukan patroli rutin, dapat mengurangi adanya oknum yang tidak bertanggung jawab”. Tegasnya.

Sementara itu, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan mengatakan, Patroli ini merupakan dalam rangka pengamanan hutan yang ada di hulu sungai Citarum.

“Selain Patroli, anggota memberikan edukasi kepada warga masyarakat agar menjaga alam”. Katanya.

Dansektor 23 berharap, Jika hutan aman terlindungi dan tidak gundul, air yang mengalir ke sungai Citarum akan bersih, serta tanaman yang kita sudah tanaman bisa tumbuh dengan baik dan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga  Polda Jabar Maksimalkan Pengamanan Laga Ketiga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

“Bila hutan terlindungi dengan baik dan hijau kembali dapat mencegah erosi kedataran rendah. Untuk itu, masyarakat untuk merawat dan menanamnya karena betapa pentingnya tanaman keras di wilayah ini”. Pungkasnya.