Sektor 23 Pembibitan Sub 3 Citawa Melakukan Pendampingan di Petak  69D

TNI POLRI183 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Dalam mendukung program Citarum Harum, Sektor 23 Pembibitan, Sub 3 Citawa melakukan pendampingan kepada masyarakat di petak 69D yang berlokasi di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Sabtu (19/02/22).

Baop sub 3 citawa Serda Haris mengatakan, bahwa kehadiran Satgas citarum harum selain melakukan Pembibitan dan penanaman, anggota juga melakukan pendampingan kepada masyarakat.

“kita memberikan arahan dan juga masukan serta edukasi kepada masyarakat untuk menjaga lahan dan hutan ini”. Katanya.

Kepada masyarakat, Anggota menjelaskan, jika lahan yang memiliki kemiringan 45⁰ itu tidak dapat dan tidak bisa ditanami oleh tanaman sayuran karena jika secara terus menerus maka akan terjadi nya longsor dan tidak bisa menahan erosi.

“Pola tanamnya kita kembangkan dengan cara agroforestry dengan ditanami tanaman keras dan produktif, sehingga masyarakat bisa menjaga dan merawatnya serta hasilnya bisa bermanfaat”. Jelasnya.

Baca Juga  Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Menurutnya, di Sektor 23 pembibitan memiliki tanaman buah. Selain itu, ada juga tanaman keras dan tanaman kopi yang dimana bisa dirasakan manfaatnya.

“Selain menjaga dan merawat tanaman ini, dengan pendampingan pada masyarakat sehingga pola pikir mereka terbuka dan juga luas mengapa di lahan seperti ini haru ditanamkan seperti tanaman keras”. Tuturnya.

Baca Juga  Resahkan Warga Di Kawasan Stasiun Garut, Tiga Orang Dalam Kondisi Pengaruh Miras Diamankan Polisi

Sementara itu, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan menyampaikan, sektor 23 pembibitan bertanggung jawab dalam mempersiapkan berbagai jenis tanaman yang bernilai ekologis, ekonomis, dan tanaman keras yang dimanfaatkan untuk konservasi lahan kritis di DAS sungai Citarum.

“Disektor 23 pembibitan terdapat tanaman Grafting dan penyemaian buah buahan, Selain untuk konservasi lahan kritis di DAS sungai Citarum, tanaman buah buahan ini juga dapat di manfaatkan secara ekonomis untuk kebutuhan masyarakat”. Katanya

Menurutnya, Tanaman buah yang kita semai nantinya akan ditanam dilahan kritis dengan mengembangkan pola agroforestry karena memang itu yang diharapkan masyarakat.

Baca Juga  Polda Jabar Maksimalkan Pengamanan Laga Ketiga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

“Dengan pola itu, sehingga masyarakat diharapkan bisa menjaga dan merawat tanaman tersebut agar berbuah dan hasilnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat itu sendiri”. Tuturnya.

Anggota Satgas Sektor 23 Pembibitan pada setiap hari melakukan patroli pemeriksaan tanaman yang sudah ditanam dilahan masyarakat hulu citarum ataupun di lahan pembibitan.

“ini dilakukan sebagai pengawasan perawatan dan kontrol perkembangan tanaman agar terawat dan tumbuh dengan baik”. Pungkasnya.

(Red)