Sektor 9 Citarum Harum Pasang Loseda di Cipadung, Edukasi Warga Jaga Kebersihan Sungai

Artikel98 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Sektor 9 Citarum Harum Sub 4 laksanakan pemasangan Lodong Sesa Dapur atau biasa di sebut Loseda juga pembersihan lingkungan dan edukasi masyarakat di wilayah Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, pada Sabtu (18/7/2026).

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dansub 4 Serma Rudianto dan diikuti 5 personel TNI serta 4 warga masyarakat.

Giat yang dilaksanakan merupakan perintah langsung pimpinan atas yaitu Komandan Sektor 9 Citarum Harum Kolonel Kav. Sudradjat Dirgahayu, S.Sos.

Apel pagi pengecekan personel menjadi kegiatan awal yang dilaksanakan. Dalam apel tersebut, Serma Rudianto memastikan kesiapan anggota dan membagi tugas untuk kegiatan hari ini. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan sinergi dengan masyarakat dalam setiap aksi di lapangan.

Usai apel, tim Sub 4 melanjutkan kegiatan dengan pemasangan Lodong Sesa Dapur atau Loseda di RW 04 Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru. Loseda merupakan alat pengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk cair dan padat yang ramah lingkungan. Pemasangan ini bertujuan mengurangi volume sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai.

Selain pemasangan, personel juga memberikan edukasi langsung kepada warga terkait cara mengelola sampah dari rumah. Masyarakat diajarkan memisahkan sampah organik dan anorganik, serta memanfaatkan hasil olahan Loseda untuk pupuk tanaman di pekarangan. “Sampah rumah tangga kalau dikelola benar bisa jadi manfaat, jangan dibuang ke sungai,” ujar Serma Rudianto.

Sebagai bagian dari tugas rutin, Sub 4 juga melaksanakan patroli sungai dan patroli ke titik Tempat Pembuangan Sampah liar di sepanjang aliran Citarum wilayah Cipadung. Patroli dilakukan untuk memantau kondisi kebersihan sungai dan menindaklanjuti laporan warga terkait pembuangan sampah sembarangan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan ke Kelurahan Palasari, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung. Di lokasi tersebut, tim Sub 4 menggelar sosialisasi dan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Fokus utama sosialisasi adalah larangan menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.

Dalam penyampaiannya, Serma Rudianto mengajak masyarakat Palasari untuk bersama-sama menjaga Daerah Aliran Sungai Citarum. Menurutnya, kebersihan sungai sangat berpengaruh terhadap kesehatan warga dan kelancaran program Citarum Harum. Ia juga mengingatkan agar warga membuang sampah pada tempatnya dan memanfaatkan bank sampah yang sudah ada.

Dansub 4 Serma Rudianto menegaskan, kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan. “Tugas kami bukan hanya membersihkan, tapi juga mengubah pola pikir masyarakat. Kalau kesadaran sudah tumbuh, Citarum pasti bisa bersih dan lestari,” pungkasnya.