Sektor 9 Citarum Harum Sidak SPPG Yayasan Linjaya Bhakti Nusantara, IPAL Belum Optimal

TNI POLRI144 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Sektor 9 Citarum Harum Sub 1 lakukan tinspeksi mendadak (Sidak) pengecekan Intalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) SPPG Yayasan Linjaya Bhakti Nusantara yang berada di Jl. Andir No. 111, Kelurahan Dungus Cariang, Kecamatan Andir, Jumat 29 Mei 2026.

Sidak yang berlangsung dari pukul 09.00 sampai dengan 10.50 WIB tersebut dipimpin langsung Peltu Asep Suryana selaku Dansub 1 Sektor 9 Citarum Harum beserta anggota.

Dari hasil pengecekan, ditemukan bahwa fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) memang sudah ada. Namun, pengolahannya belum berjalan baik. “Air limbah yang keluar masih berwarna keruh, hasil uji pH menunjukkan angka 5, dan masih tercium bau. Untuk suhu air masih dalam kondisi normal,” ujar Peltu Asep Suryana.

Komandan Sektor 9 Citarum Harum Kolonel Kav. Sudradjat Dirgahayu, S.Sos menegaskan, pihaknya telah memerintahkan seluruh anggota agar dalam menjalankan tugas lapangan, terutama pengawasan IPAL, harus mendapatkan data secara akurat dan objektif. “Data yang akurat jadi dasar kita untuk menindak dan membina. Tidak boleh ada penilaian yang asal-asalan,” tegasnya.

Baca Juga  Setetes Darah Untuk Kemanusiaan, Polwan Polda Jabar Gelar Donor Darah Dalam Rangka HUT Polwan ke-78

Adapun SPPG Yayasan Linjaya Bhakti Nusantara diketahui berdiri sejak 2025, berstatus tanah sewa milik Bapak Billy, dengan jumlah karyawan sekitar 47 orang.

Asep menyebutkan, berdasarkan dari apa yang menjadi temuan di lapangan, kami memberikan saran agar pihak pengelola segera memperbaiki sistem pengolahan IPAL dan meningkatkan kebersihan di sekitar area instalasi.

Baca Juga  Waspada Modus Beli Kendaraan Murah, Polda Jabar Sita Baju Loreng hingga Senjata Mainan

“Seluruh hasil sidak telah dilaporkan kepada Dansektor 9 Satgas Citarum Harum dengan tembusan Staf Posko 9, serta didokumentasikan sebagai bahan evaluasi lanjutan,” ujarnya

Ditegaskannya kembali, Satgas Citarum Harum Sektor 9 akan terus melakukan pengawasan rutin untuk memastikan setiap pelaku usaha di Kota Bandung, “patuh terhadap aturan pengelolaan limbah demi mendukung program Citarum Harum,” tandas Asep.