Serap Aspirasi Konstituen, Hj. Lusiana Nurissiyadah, SE.,MM. Tekankan Solusi Kongkret Penyelesaian Masalah Sosial dan Lingkungan

Berita197 Dilihat

Kontrolnews.co – Bogor | Anggota DPRD Kota Bogor sekaligus Ketua Fraksi Aswaja, Hj. Lusiana Nurissiyadah, menggelar agenda Reses Caturwulan I Tahun 2026 dalam rangka Silaturahmi dan Menjaring Aspirasi Masyarakat, pada Sabtu (14/02/2026).

Acara dibuka secara khidmat dengan pembacaan Ummul Kitab Al-Fatihah, dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua DPC PKB Kota Bogor, Dewi Fatimah.

Dalam sambutannya, Dewi Fatimah menekankan krusialnya peran kader PKB di kursi legislatif.

“Keterwakilan kader terbaik PKB di DPRD sangat penting agar aspirasi warga, khususnya warga Nahdliyin, dapat terserap dan terealisasi secara maksimal. Saat ini kita memiliki empat kursi melalui Fraksi Aswaja, yakni H. Edy Kholky Zaelani, Hj. Lusiana Nurissiyadah, Jatirin, dan Tri Kisowo Jumino,” paparnya.

Hj. Lusiana Nurissiyadah, dalam pengarahannya, menegaskan bahwa reses bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan untuk mencari solusi nyata atas persoalan di lapangan.

Baca Juga  Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

“Jangan sampai muncul stigma bahwa Dewan tidak bekerja untuk rakyat hanya karena komunikasi yang tersumbat. Selain fungsi pengawasan, kami di DPRD bertugas menyerap aspirasi dan mengajukan program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Kota Bogor,” tegas Hj. Lusi.

Menjawab Persoalan BPJS, Miras, hingga Air Bersih

Sesi tanya jawab menjadi inti dari kegiatan ini, di mana warga menyampaikan berbagai keluhan krusial:

Baca Juga  Seleksi Terus Berlanjut, Bupati Bogor Pastikan Jabatan Diisi Talenta Terbaik

– Jaminan Kesehatan: Menanggapi keluhan warga bernama Aep terkait penonaktifan BPJS PBI, Hj. Lusi menjelaskan bahwa kebijakan tersebut berada di ranah Kemensos dan BPJS Pusat. Namun, ia memberikan jaminan lokal:

“Saya perjuangkan agar jangan ada warga Kota Bogor yang ditolak masuk RSUD. Jika ada kendala, segera hubungi saya atau asisten saya,” ujarnya.

– Masalah Sosial & Miras: Ketua DPAC Bogor Timur, Suhendar, menyoroti keresahan warga terkait kafe yang menyalahgunakan izin penjualan minuman keras. Menanggapi hal ini, Hj. Lusi menginstruksikan kader PKB untuk proaktif.

Baca Juga  Rudy Susmanto Ajak ASN Jadi Motor Percepatan Pembangunan dan Penyampai Informasi kepada Masyarakat

“Kader PKB harus hadir di tengah masyarakat untuk membantu mengatasi masalah sosial seperti ini agar keberadaan partai dirasakan manfaatnya,” tambahnya.

– Krisis Air Bersih: Menjawab keluhan H. Mustofa (Ketua Syuro DPAC Bogor Tengah) soal sulitnya akses air bersih, Hj. Lusi langsung memberikan solusi nyata. Ia menjanjikan pemasangan PDAM Tirta Pakuan gratis bagi 10 hingga 50 warga yang membutuhkan di wilayah tersebut, dengan prioritas bagi simpatisan PKB dan warga Nahdliyin.