Sinergi “Tiga Pilar” Wujudkan Masjid Jami’ Ali Jabir, Wabup Lotim: Bukti Nyata Kekuatan Rakyat

Berita242 Dilihat

Kontrolnews.co – Lombok Timur, NTB |  Pemandangan berbeda terlihat di Desa Toya, Kecamatan Aikmel Sabtu (07/02/2026). Bukan sekadar seremoni gunting pita, acara syukuran Masjid Jami’ Ali Jabir menjadi panggung pembuktian betapa dahsyatnya kekuatan jika ulama, pemerintah (umara’), dan masyarakat melebur dalam satu visi.

​Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, yang hadir langsung di lokasi, tak mampu menyembunyikan rasa bangganya. Menurutnya, masjid megah yang berdiri setelah masa pembangunan tiga tahun ini sebagai simbol kemenangan gotong royong.

​Pesan Persatuan dari Desa Toya

​”Hikmahnya jelas, ketika ulama, umara’, dan masyarakat bersatu, apapun bisa kita kerjakan. Wujud nyata dari persatuan itu adalah masjid yang kita tempati hari ini,” tegas Wabup dihadapan tokoh agama dan jajaran pendidik se-Kecamatan Aikmel.

​Pesan ini menjadi pembeda ditengah riuhnya isu pembangunan. Wabup menekankan bahwa masjid bukan sekadar tumpukan batu bata, melainkan manifestasi dari visi religius pemerintah yang didorong oleh semangat swadaya masyarakat dibawah bimbingan Tuan Guru H. Muhammad Sapoan.

Baca Juga  Rudy Susmanto Ajak ASN Jadi Motor Percepatan Pembangunan dan Penyampai Informasi kepada Masyarakat

​Angin Segar untuk Calon Jamaah Haji

​Menariknya, Wabup tidak hanya bicara soal fisik bangunan. Beliau membawa “oleh-oleh” informasi penting bagi warga terkait antrean haji yang kini mencapai 26 tahun.

​Beliau memaparkan transformasi sistem melalui Kementerian Haji dan Umrah, dimana skema kesehatan kini dilakukan diawal sebelum pelunasan.

“Ini langkah efisiensi. Kita harapkan sistem baru ini bisa memperpendek waktu tunggu yang sangat panjang bagi jamaah kita,”jelasnya.

Baca Juga  Jelang Indonesia vs Vietnam, Bupati Rudy Kerahkan ASN dan Petugas Kebersihan Korve Stadion Pakansari

​Lebih dari Sekadar Peresmian

​Ketua Panitia, H. Syakirin, menegaskan bahwa momentum ini adalah bentuk syukur kolosal. Hal ini dibuktikan dengan rangkaian aksi nyata yang menyentuh langsung lapisan masyarakat.

​Khitanan massal, membantu keluarga kurang mampu, ​santunan Yatim Piatu memastikan kebahagiaan masjid dirasakan mereka yang membutuhkan.

​Siraman rohani ditutup dengan tausiyah sejuk dari Tuan Guru Abdulloh Husni.

Baca Juga  Normalisasi Sungai Cibeuteung Jadi Langkah Strategis Pemkab Bogor Tangani Banjir

​Acara ini turut dihadiri oleh jajaran camat, pimpinan ponpes Darul Falah, MUI lombok timur, hingga anggota DPRD, yang menandakan dukungan penuh lintas sektor terhadap pusat peradaban baru di Desa toya tersebut.