Sub 4 Sektor 22 Lakukan Penanaman Jahe di Buruan SAE

TNI POLRI241 Dilihat

Kontrolnews.co – Kota Bandung | Pemanfaatan bantaran sungai untuk program ketahanan pangan dan hasilnya bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Hal ini terlihat di kawasan bantaran sungai Cikapundung, Sektor 22 Citarum Harum Sub 4 bersama unsur kewilayahan melakukan penanaman Jahe di Buruan SAE (Sehat, Alami, Ekonomis).

Dansub 4 Sertu Agus Tardiman  mengatakan, di lahan bantaran sungai kini ditanami tanaman jahe dalam rangka mendukung ketahanan pangan.

“Sebelumnya lahan tersebut, dilakukan penyiraman dengan BIOS 44 agar tanah subur sehingga hasil panennya nanti bisa melimpah”. Katanya.

Sertu Agus Tardiman merasa bangga dengan kehadiran satgas Citarum Harum bisa membawa manfaat bagi warga masyarakat yang ada di bantaran sungai Cikapundung.

Baca Juga  Visi Polisi Bersama Masyarakat Terbukti, Forkogakum Apresiasi Gebrakan Narkoba Kapolri Suyudi

“Selain sungainya bersih, lahan bantaran sungai Cikapundung dapat dimanfaatkan untuk bercocok tanam yang hasilnya bisa dimanfaatkan”. Katanya.

Sementara itu, Dansektor 22 Citarum Harum Kol. Inf. Eppy Gustiawan menjelaskan, Kegiatan penanaman dengan tujuan agar masyarakat mendapat manfaatnya dan mau terlibat langsung dalam menjaga lingkungan sekitar serta juga aktif dalam hal penanaman, pemeliharaan sampai dengan panen.

“Penamanan di bantaran Sungai ini bukan hanya sekedar memanfaatkan lahan bantaran dan menjaga kebersihan aliran Sungai saja. Akan tetapi ditanamkan pengetahuan yang merupakan bagian dari program ketahanan pangan dan program Citarum Harum yang menjadi salah satu sumber kehidupan manusia untuk menunjang kebutuhan pangan bagi masyarakat setempat”. Jelasnya.

Baca Juga  Minggu Kasih di Gereja Santa Maria Mataram, Wakapolda NTB Ajak Keluarga dan Tokoh Agama Pelihara Kamtibmas

Menurutnya, pembelajaran yang dapat diambil dari hasil penanaman  tersebut sebagai wujud bentuk edukasi dan penyadaran warga masyarakat bila ada kegiatan baik tanam, pemeliharaan maupun panen.

“Adapun proses penanamannya selalu menggunakan pupuk cairan Bios 44 untuk menyuburkan lahan tanaman tersebut”. Tuturnya.

Bios 44 DC, merupakan mikro organisme yang memberikan banyak manfaat. Seperti dapat meningkatnya kesuburan tanah sehingga meningkatkan hasil produksi dan mempercepat panen.

“Mengunakan Bios 44 DC membuat hasil panen tidak terkontaminasi dengan zat kimia, sehingga lebih memberikan kesehatan kepada tubuh manusia”. Pungkasnya.

Baca Juga  Dukung Program Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda NTB Gelar Subuh Keliling di Ampenan 

Perlu diketahui, BIOS 44 merupakan hasil temuan TNI Angkatan Darat yang di gagas oleh Mayjen Kunto Arief Wibowo dalam rangka mencegah kebakaran pada lahan yang mudah terbakar terutama lahat gambut.

Selanjutnya, BIOS 44 berkembang digunakan untuk mengurai tanah tandus menjadi subur. Selain itu, BIOS 44 temuan prajurit TNI Angkatan Darat itu bisa digunakan untuk pengembangan Budi daya perikanan dan penyubur tanah.

(Red)