Suka Duka Berprofesi sebagai Wartawan

Artikel386 Dilihat

Kontrolnews.co – Tugas utama seorang wartawan adalah mencari, mengumpulkan, dan menyusun berita untuk dipublikasikan. Amati Telusuri Modifikasi (ATM) sehingga berita tersebut bisa disajikan kepada publik melalui berbagai media cetak, radio, majalah, televisi dan media siber.

Terasa pahit, ketika seorang wartawan sedang bertugas mengungkap sesuatu yang tertutup untuk menjadi terbuka. Sehingga publik memahami kebenaran yang terjadi.

Dalam tugas seperti ini, tidak jarang wartawan mendapat ancaman jiwa, cacian, hujatan bahkan orang-orang terdekat pun ikut terancam.

Baca Juga  PAI TOLAK USULAN DEWAN ADVOKAT NASIONAL, Sultan Junaidi: "Jangan Lahirkan Oligarki Baru di Tubuh Advokat"

Tetapi wartawan profesional berpikir hanya mengabdikan diri kepada bangsa dan negara. Tetap mengacu pada prinsip yaitu kode etik jurnalistik, dimana pada pasal satu poin seorang wartawan harus independen.

Prinsip ini, yang mendorong seorang wartawan harus gagah berani menyuarakan kebenaran, tanpa ada unsur dendam pribadi atau kelompok meski risiko cukup besar di depan mata.

 

Baca Juga  Respon Laporan Warga, Sektor 9 Citarum Harum Gercep Bersihkan Sampah di Sungai Cikendal

Terasa manis di perasaan seorang wartawan, jika karya jurnalistiknya banyak mendapat pujian.

Tentu saja, pihak-pihak yang diuntungkan oleh tajamnya pena wartawan mengucapkan terima kasih, memuja dan memuji sosok wartawan tersebut.

Melihat dua rasa wartawan saat bertugas, tentu kita memahami. Karir seorang wartawan tidak semua orang mampu menjalankannya.

Karir seorang wartawan tidak terbatas, semakin mahir mendalami menggali sumber data faktual, akurat dan berimbang. Maka akan semakin tajam hasil tulisannya.

Baca Juga  PAI TOLAK USULAN DEWAN ADVOKAT NASIONAL, Sultan Junaidi: "Jangan Lahirkan Oligarki Baru di Tubuh Advokat"

Tentu saja pengalaman di lapangan, pengalaman menulis menjadi penentu kematangan seorang wartawan dalam menjalankan tugasnya.

“Satu peluru hanya bisa menbus satu kepala, tetapi satu karya wartawan bisa menembus jutaan kepala”.