Kontrolnews.co – Ngawi | Monumen Soerjo merupakan tepat Obyek wisata sejarah dan Misteri Alam, yang terletak di wilayah hutan RPH Sidolaju BKPH Kedunggalar, serta masuk wilayah Administratif Desa Pelanglor Kedunggalar, Kawasan ini bagian dari Perum Perhutani KPH Ngawi Jawa Timur, Sabtu (18/06/2022).
Monumen Soerjo merupakan tempat wisata bersejarah, yang tidak mungkin dilupakan oleh warga masyarakat Ngawi khususnya dan Masyarakat Jawa Timur umumnya.

Beliau adalah Tokoh Gubernur pertama Jawa Timur, MRT. Ario Soerjo beserta Komisaris Besar Polisi M.Doerjat sebagai Kepala Penilik Kepolisian Jawa Timur, Komisaris Polisi Tk. I Seroko sebagai Kepala Kepolisian Karisidenan Bojonegoro, Terbunuh bersama Kedua pengawalnya
Akibat insiden Pembunuhan Tahun 1948, Beliau dalam perjalanan pulang dari Jogjakarta menuju Surabaya, Dialas Jati Kedunggalar Rombongan dicegat Oknum Partai Komunis Indonesia (PKI) Terjadilah Penyiksaan dan Pembantaian sadis ditengah Alas Jati kedunggalar.
“Monumen Soerjo diresmikan pada 28 oktober 1975 oleh Pandam VIII/Brawijaya, Mayjen TNI Witarmin.”
Monumen Soerjo ini terletak dijalan Raya Surabaya – Solo, Sehingga lokasinya sangat strategis dan mudah dijangkau pengunjung, serta sering digunakan sebagai tempat istirahat melepas lelah setelah perjalanan jauh.
“Untuk memperingati Hari Pahlawan PEMKAB Ngawi mengadakan kegiatan Gerak jalan Mantingan – Ngawi dengan jarak Tiga puluh enam kilo meter, dimana untuk pengecekan anggota peserta dan istirahat makan minum, untuk Pos juga di monumen ini.”
Monumen Soerjo selain menjadi kenangan Bersejarah juga tempat wisata harian, dilengkapi Pos Keamanan Lalu Lintas Jalan Raya, juga ada Fasilitas tempat Peristirahatan, Mushola Toilet Warung lesehan dan asongan, Misal seperi Makan minum dan Lainya.
Monumen Soerjo juga sebagai tempat penangkaran Rusa dan Pasar Burung, dengan banyak jenis burung ocehan dan Perkutut. Pengunjung bisa menikmati oleh-oleh dari sovenir kayu jati dengan berbagai model dan bentuk.
Pengelola CV.Hargodumilah Group (HG), Hariyanto dalam Pembangunan tetap menonjolkan unsur Sejarah obyek wisata tersebut, dimana Ikon utama monumen dan Patung Gubernur Soerjo.
Untuk memperindah disekitar Monumen pihak pengelola menanam berbagai macam Bunga, Pohon Sonokeling, Cendana, Buah – Buahan juga Tanaman langka lainya.
- ( Moh Arifin )
- (Editor : Hadi)




