Kontrolnews.co – Bogor | Makan Bergizi Gratis (MBG) bertujuan untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi kepada kelompok yang membutuhkan terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui dan balita guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk mengatasi masalah gizi, seperti stunting.
Program ini umumnya diluncurkan dan didukung oleh pemerintah daerah, seperti Bupati, Wali Kota, Kecamatan, kelurahan, TNI, Polri, Damkar, Dinas terkait dan BNI selaku Bank pemerintah yang mensupport jalannya program.
Sasaran program adalah siswa sekolah, mulai dari tingkat SD hingga SMA, sekolah negeri dan swasta,
murid berkebutuhan khusus dan santri.
Untuk mensukseskan program ini, banyak daerah yang membentuk “Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)” atau “Dapur MBG” yang dikelola secara kolektif untuk menyiapkan makanan. Pelaksanaan program MBG melibatkan kolaborasi antara pemerintah daerah, yayasan, masyarakat, dan instansi lainnya seperti kepolisian, TNI, dan kejaksaan.
Sebagaimana halnya Yayasan Global Indonesia Bersama launching dapur MBG yang berlokasi di Jl. Tegar Beriman No. F8, RT. 003 RW. 004, Bojong Baru Kecamatan Bojong Gede Kabupaten Bogor.
“Dapur MBG Bojong Baru” dibuka hari ini, Senin tanggal 25 Agustus 2025 penerima manfaat sejumlah 4000 porsi perhari dengan sasaran pelajar mulai tingkat SD sampai tingkat SLTA serta ibu hamil, ibu menyusui dan balita” ujar ASLAP Dapur Bojong Baru,
Yanuar Sudiantoro kepada awak media.
“Dengan dibukanya dapur MBG ini, tentunya membuka peluang menyerap sejumlah tenaga kerja dan para pelaku UMKM untuk berkolaborasi,” terangnya.
Dengan dibukanya dapur MBG yang dipelopori Yayasan Global Bersama ini, diharapkan berdampak positif dan membawa manfaat serta kesempatan kolaborasi para pelaku UMKM disekitar lingkungan dapur MBG.



