Kontrolnews.co – Sragen | Ratusan petani di Desa Tunggul, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, akhirnya bisa bernafas lega. Setelah menunggu cukup lama, saluran air pengganti Bendungan Winong yang ambrol kini telah resmi beroperasi, Jumat (28/02/2025).
Bendungan Winong, yang dibangun sejak 1935 dan terletak di Dukuh Winong RT 22, mengalami kerusakan parah akibat tergerus arus sungai pada 13 Juni 2024. Akibatnya, sistem irigasi di tiga desa—Tunggul, Glonggong, dan Gondang—terhenti, mengancam ketahanan pangan dan swasembada yang menjadi prioritas pemerintah.
Danramil 06/Gondang, Lettu Arm Waskito, menjelaskan bahwa untuk mengatasi dampak dari jebolnya bendungan, dibuatlah talang air sementara sambil menunggu langkah lebih lanjut dari pemerintah.
“Mengingat Bendung Winong sudah lama ambrol, maka perlu segera dibuat saluran air agar pertanian tetap berjalan. Muspika bersama TNI-Polri, Pemerintah Desa Tunggul, PT Wilmar Ngawi, dan masyarakat bergotong royong merealisasikan proyek ini. Alhamdulillah, hari ini talang air telah selesai dan resmi dioperasikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tunggul, Suntoro, mengungkapkan bahwa pembuatan talang air sepanjang 47 meter yang melintang di atas sungai ini menghabiskan total 210 tong dan dikerjakan secara swadaya oleh petani Desa Tunggul sejak 2 Februari 2025. Proyek ini juga didukung oleh PT Wilmar, yang memberikan pinjaman dana.
“Jebolnya Bendung Winong berdampak pada 900 hektare lahan dan mengancam 740 petani gagal panen. Alhamdulillah, dengan diresmikannya talang air ini, para petani bisa kembali menggarap sawahnya,” ujarnya.
Suntoro juga menyampaikan apresiasi kepada Danramil Gondang beserta jajaran yang turut membantu proses pembangunan.
Setelah peresmian, acara dilanjutkan dengan pengecekan saluran air dan pembagian 22 paket sembako bagi anak yatim serta lansia sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap warga sekitar.
Dengan beroperasinya talang air ini, diharapkan sektor pertanian di Desa Tunggul dan sekitarnya dapat kembali produktif serta mendukung program ketahanan pangan nasional.




