Pengajian Jurnalis Al Qalam Kembali Digelar, Dorong Penguatan Integritas dan Nilai Keagamaan Insan Pers

Berita71 Dilihat

Kontrolnews.co – Bogor | Komunitas jurnalis yang tergabung dalam Majelis Pengajian Al Qalam kembali menggelar kegiatan rutin di Kantor BMSN Portal, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (14/8/2026).

Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini menjadi ruang penguatan nilai-nilai keagamaan bagi para insan pers di tengah padatnya aktivitas jurnalistik.

​Pengajian kali ini diisi oleh penceramah KH Ahmad Yaudin Sogir, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Bogor sekaligus Wakil Ketua Komisi I. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan para wartawan agar tidak hanya mengandalkan buku atau internet untuk memperluas wawasan, tetapi juga tetap menghormati peran guru sebagai pembimbing keilmuan.

​Ia menegaskan, pesatnya perkembangan teknologi dan kemudahan akses informasi tidak boleh membuat seseorang merasa cukup belajar secara mandiri. Menurutnya, menuntut ilmu memerlukan proses, bimbingan, adab, serta keteladanan dari sosok yang kompeten.

​”Membaca buku itu sangat penting untuk menambah wawasan. Namun, jangan sampai kita merasa cukup hanya dengan membaca tanpa bimbingan guru. Ada ilmu yang harus dipahami melalui penjelasan, keteladanan, dan sanad keilmuan. Membaca tanpa bimbingan jangan sampai membuat kita menafikan peran guru,” tegas KH Ahmad Yaudin Sogir.

Baca Juga  Rudy Susmanto Tegaskan Penataan APBD Perubahan 2026 Lebih Efektif dan Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

​Lebih lanjut, ia mengaitkan pentingnya ilmu dengan profesi kewartawanan. Menurutnya, setiap informasi yang disebarluaskan oleh pers memiliki dampak dan tanggung jawab sosial yang besar.

​”Jurnalis bukan sekadar penyampai berita, melainkan memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang benar, berimbang, dan bermanfaat. Semakin luas wawasan seorang wartawan, semakin besar pula tanggung jawabnya dalam menjaga kebenaran informasi publik,” lanjutnya.

Baca Juga  Lomba TP PKK Desa dan Kelurahan Jadi Momentum Perkuat Kapasitas Kader di Kabupaten Bogor

​KH Ahmad Yaudin Sogir juga menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan berdampingan dengan akhlak. Tradisi membaca, berdiskusi, dan mendatangi majelis ilmu adalah fondasi penting dalam membina kualitas diri seorang jurnalis.

​”Ilmu tanpa adab akan kehilangan arah, sedangkan informasi tanpa tanggung jawab dapat memicu persoalan. Karena itu, jurnalis tidak hanya dituntut berwawasan luas, tetapi juga harus berintegritas, jujur, dan teguh pada etika profesi,” tambahnya.

​Sementara itu, Pengurus Pengajian Al Qalam mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini, termasuk Pembina Al Qalam, Gus Sholeh, yang terus konsisten memberikan perhatian pada pembinaan spiritual para jurnalis.

Baca Juga  Pemkab Bogor Apresiasi Kontribusi Ummul Quro dalam Pendidikan di Kabupaten Bogor

​Pengurus berharap forum rutin ini dapat terus berjalan secara konsisten sebagai wadah belajar, memperkuat keimanan, serta membangun solidaritas antarinsan pers.

​”Semoga Al Qalam terus menjadi ruang silaturahmi, ruang belajar, dan ruang untuk saling mengingatkan dalam kebaikan,” ungkap perwakilan pengurus.

​Melalui semangat menuntut ilmu dan menjaga adab, Pengajian Al Qalam diharapkan mampu mencetak insan pers yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas dan peduli terhadap masyarakat.

Komentar