Proyek Revitalisasi MTsN 9 Ngawi Terkendala Tiang Listrik, Progres Pekerjaan Disebut Capai 80 Persen

Berita Jatim89 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Pengerjaan proyek revitalisasi MTsN 9 Ngawi yang dilaksanakan CV Mega Brilliant mengalami kendala teknis berupa keberadaan tiang dan jaringan listrik di sekitar lokasi pembangunan. Kondisi tersebut disebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan aktivitas pekerjaan sempat terhenti.

Proyek revitalisasi tersebut diketahui bersumber dari anggaran bantuan pemerintah melalui APBN Tahun Anggaran 2026. Berdasarkan keterangan yang diperoleh, pelaksanaan pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kerja.

Kepala MTsN 9 Ngawi, Sukamat Haryono, menjelaskan bahwa pihak sekolah telah mengajukan permohonan pemindahan tiang listrik kepada pihak PLN. Namun, hingga pekerjaan berlangsung, pemindahan tersebut belum terlaksana.

“Kami sudah mengajukan pemindahan tiang listrik, namun dari pihak PLN belum dikerjakan sehingga memperlambat kegiatan para pekerja,” ujar Sukamat saat dikonfirmasi awak media.

Menurutnya, keberadaan jaringan listrik yang berdekatan dengan bangunan membuat pekerjaan tertentu harus dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan pekerja.

Baca Juga  Kebakaran Lahan Jati 3 Hektare di Gunung Randubowo Ngawi, Petugas dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Kontraktor Sebut Pekerjaan Sempat Terhenti

Pelaksana dari CV Mega Brilliant, Riky, juga membenarkan adanya penghentian sementara pekerjaan. Hal itu disampaikannya melalui pesan WhatsApp kepada awak media.

Riky menyebut pekerjaan sempat berhenti sekitar dua minggu karena menunggu proses pemindahan tiang listrik.

“Kami berhenti bekerja sekitar dua minggu karena menunggu pemindahan tiang listrik dari PLN,” kata Riky.

Ia menjelaskan, hingga saat ini masih terdapat satu ruang di lantai dua yang belum terpasang atap. Menurutnya, pekerjaan mulai dilaksanakan pada Mei 2026 dan progres fisik saat ini diperkirakan telah mencapai sekitar 80 persen.

“Ini kami kejar supaya cepat selesai dalam waktu yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Selain persoalan progres pekerjaan, mekanisme pelaksanaan proyek juga menjadi perhatian. Kepala MTsN 9 Ngawi menjelaskan bahwa pekerjaan dilaksanakan oleh pihak ketiga karena sekolah tidak memiliki modal anggaran awal untuk melaksanakan pekerjaan secara mandiri.

Baca Juga  Kebakaran Lahan Jati 3 Hektare di Gunung Randubowo Ngawi, Petugas dan Warga Berjibaku Padamkan Api

“Kami tidak punya modal anggaran awal sehingga dikerjakan oleh pihak ketiga,” jelas Sukamat.

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai proses penunjukan CV Mega Brilliant sebagai pelaksana pekerjaan, Sukamat belum memberikan penjelasan secara rinci mengenai pihak yang melakukan penunjukan tersebut.

Terkait hal itu, diperlukan klarifikasi dari instansi yang berwenang mengenai mekanisme pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut, termasuk dasar hukum, petunjuk teknis, serta prosedur penunjukan pelaksana.

Hal tersebut penting agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menimbulkan kesimpulan sebelum seluruh pihak terkait memberikan penjelasan resmi.

Kemenag Ngawi Belum Memberikan Tanggapan

Awak media juga telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ngawi, Yusuf Masruri, melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp terkait pelaksanaan proyek revitalisasi tersebut.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan.

Baca Juga  Kebakaran Lahan Jati 3 Hektare di Gunung Randubowo Ngawi, Petugas dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sementara berdasarkan pantauan awak media pada 24 Agustus 2026, aktivitas pembangunan masih berlangsung di lokasi. Kondisi di lapangan menunjukkan masih terdapat bagian pekerjaan yang belum sepenuhnya selesai.

Dengan adanya kendala jaringan listrik tersebut, pihak sekolah dan pelaksana pekerjaan diharapkan dapat berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pekerjaan berjalan aman dan dapat diselesaikan sesuai target.

Di sisi lain, penjelasan dari Kementerian Agama Kabupaten Ngawi maupun pihak PLN diperlukan untuk memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai mekanisme pelaksanaan proyek serta kendala pemindahan jaringan listrik.

Komentar