Sektor 23 Pembibitan Sub 2 Cikembang, Sosialisasi kepada Penggarap Lahan di Blok 59

TNI POLRI205 Dilihat

Kontrolnews.com – Bandung | Kab. Bandung Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum Sub 2 Cikembang melakukan Sosialisasi di blok 59/Cilokcan yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Sabtu (16/07/22).

Kopda Supriyadi Anggota sub 2 Cikembang Sektor 23/pembibitan sub 2 cikembang mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk mengedukasi dan memberikan arahan tentang cara bertani yang baik sehingga alam akan tetap terjaga.

“Kita memberikan arahan kepada masyarakat tentang pola tanam yang baik dan memberikan himbauan agar menjaga dan merawat tanaman yamg sudah di tanam”. Katanya.

Baca Juga  Rumah Adat Sasak Sade Terbakar, Kapolda NTB dan Gubernur Iqbal Turun Cek Lokasi

Untuk itu, Lanjut Kopda Supriyadi, dengan adanya kegiatan sosialisasi di harapkan agar kesadaran warga akan cara bertani yang benar akan terwujud dan mengurangi adanya pembukaan lahan secara liar.

“Dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, berharap, agar pola pikir masyarakat akan lebih berkembang sehingga sasaran dari citarum harum akan tercapai”. Ucap dia.

Baca Juga  Tekan Angka Kejahatan 3C dan Balap Liar, Tim URC Puma Ditreskrimum Polda NTB Gencarkan Patroli Strong Point

Ditempat terpisah, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan mengatakan, sosialisasi dan patroli merupakan tugas rutin sektor 23 pembibitan sebagai salahsatu upaya dalam menjaga lingkungan dan ekosistem.

“Diharapkan, dengan sosialisasi dan patroli tersebut akan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem dan kelestarian lingkungan”. Katanya.

Pasalnya, menurut Dansektor, pepohonan khususnya pohon keras mempunyai peranan penting dalam upaya mitigasi bencana dan adaptasi perubahan iklim.

Baca Juga  Polwan Polda NTB Gelar Baktikes dan Anjangsana Purnawirawan Polwan dalam Rangka HUT Polwan ke-78

“Berharap masyarakat paham akan pentingnya menjaga dan merawat pohon, karena pohon dapat meresap air jika hujan turun dan mencegah terjadinya bencana alam seperti tanah longsor maupun banjir”. Pungkasnya.

(Red)