Sektor 23/Pembibitan Sub 3 Citawa, Patroli di Petak 69F

TNI POLRI166 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab Bandung | Patroli secara rutin dilakukan oleh Satgas Citarum Harum, untuk pengecekan serta pemeliharaan tanaman di kawasan penghijauan yang berada di hulu sungai Citarum.

Hal ini dilakukan anggota Sektor 23/Pembibitan sub 3 Citawa, dengan melakukan Patroli di kawasan Petak 69F yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Minggu (31/7/2022).

Pada kesempatan tersebut, Serda Eden bersama anggota sektor 23 pembibitan melakukan patroli dan pengecekan terhadap lahan yang sudah ditanami, serta memberikan arahan kepada warga tentang bagaimana cara perawatan tanaman.

Baca Juga  Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

“Hal tersebut dilakukan karena lahan masih terbilang kritis untuk ditanami tanaman keras, tanaman kopi maupun tanaman buah. Tanaman tersebut perlu dirawat secara baik agar dapat tumbuh”. Katanya.

Selain melaksanakan patroli, anggota sektor 23 memberikan arahan cara perawatan terhadap tanaman yang baik dan benar, terutama untuk masyarakat yang menanam di lahan yang memiliki kemiringan tidak wajar.

Baca Juga  Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Dengan patroli ini, pihaknya berharap, masyarakat bisa menjaga tanaman dari pihak yang tidak bertanggungjawab, serta merawatnya dengan baik agar lahan kritis kembali hijau.

Sementara itu, menurut Dansektor 23 Kolonel Inf Mochamad Ridwan, Patroli ini dalam rangka pengamanan hutan yang ada di hulu sungai Citarum. Selain itu juga untuk memberikan edukasi kepada warga masyarakat agar menjaga alam.

“Patroli ini pun merupakan tugas pokok kita di hulu Citarum ini, selain kita melakukan pembibitan”, tuturnya.

Oleh karena itu, Dansektor berharap dengan patroli dapat mengedukasi kepada masyarakat dalam menjaga hutan, sehingga bisa mencegah terjadinya bencana alam.

Baca Juga  Jum'at Keliling, Kapolda Jabar Ajak Warga Wujudkan Jaga Rawat Jawa Barat

“Jika hutan aman terlindungi dan tidak gundul, air yang mengalir ke sungai Citarum akan bersih dan tanaman yang kita sudah tanam bisa tumbuh dengan baik serta bisa dirasakan oleh masyarakat”, pungkasnya.