Terungkap ! Owner BBM 544 ton Yang Di Amankan Ditpolairut Polda NTB Ternyata Kabid HI DISTRANSMIGRASI Lotim

Berita219 Dilihat

Kontrolnews.co – NTB | Penangkapan dua unit kapal pengangkut BBM 544 ton diLabuhan Haji baru – baru ini menjadi perhatian banyak pihak, baik kalangangan pemerintahan dan Kepolisian dan menjadi perbincangan yang hangat di kalangan publik terlebih warga yang ada diseputaran Labuhan Haji.

PT. NATURA SAMUDERA LESTARI yang sudah menjalin perjanjian kerjasama dengan pihak Pemda Lotim dinilai sudah tidak patuh dan taat dengan asas kerjasama yang tertuang dalam MoU dan pihak perusahaan dalam hal ini sudah terindikasi banyak pelanggaran.

Salah – satu indikasi pelanggarannya adalah secara ilegal atau diam – diam jual beli BBM jenis solar dan saat ini sudah menjadi atensi Ditpolairut Polda NTB dan sudah diamankan selanjutnya dalam proses pemeriksaan penyelidikan.

Pemda Lombok Timur juga geram terkait aktivitas perusahaan yang sudah bantak merusak dan sudah sewenang – wenang dan PT.NATURA SAMUDERA LESTARI terancam di putus kontrak perjanjian kerjasamanya hingga maret 2023 dan tidak ada evaluasi lagi.

Baca Juga  Pemkab Bogor Uji Kepuasan Program Lewat Survei Suara Masyarakat

Wakil Ketua DPRD LOTIM H.DAENG PAELORI juga mendukung kebijakan Pemda Lotim , artinya langkah – langkah yang sudah diambil Pemda Lotim sudah tepat.

Kepala Syahbandar Labuhan Haji H. KHAHFI juga belum memberi ijin untuk bongkar muat karena tidak mengatongi ijin dari perusahaan kapal dan keagenan, ujarnya Rabu, 21 / 9 .

Kepala Bidang H I Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Lombok Timur MULKI mengaku saya yang punya BBM dan saya adalah wakil dari PT. NATURA SAMUDERA LESTARI dan Dirutnya juga adalah kakak saya yakni IBU SERVIN SUTIYOSO di Jalarta, oleh karena itu saya yang bertanggung jawab terhadap dua unit kapal ini baik HARIMA dan MT ANGGUN SELATAN, ujarnya di Labuhan Haji, Rabu 21 September 2022.

Baca Juga  Sekda Bogor Dorong Percepatan Realisasi Pembangunan dan Penguatan Komunikasi Publik ASN

Sedangkan menurut PARGIONO Kepala Cabang PT.NATURA SAMUDRA LESTARI menyatakan BBM ini merupakan hasil penambang rakyat di Palembang dan jenisnya tidak standar seperti BBM Solar milik pemerintah dan harganya juga murah serta tidsk cocok untuk mesin kapal, hanya cocok untuk oven tembakau, pungkasnya.