Kontrolnews – Bandung | Aksi pencegahan pencemar lingkungan terus di laksanakan Satgas Citarum Harum Sektor 22 Satgas Citarum Harum dengan melakukan sidak ke pelaku usaha resto yang sekarang lagi Hits.
Terpantau Mie Gacoan yang berada di Jl. Dago No. 151 A, Lb Siliwangi Coblong, Kota Bandung menjadi target sasar penyidakan Instalasi Pengolahan Air Limbah oleh Sektor 22.
Usaha resto Mie Gacoan yang terbilang ramai pengunjung ini juga buka belum lama terhitung bulan September 2022 den memiliki sekurang-kurangnya 60 karyawan dan status lahan masih sewa.
Dalam pelaksanaanya Komandan Sektor 22 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf F.X Sri Wellyanto Kasih mempercayakan penyidakan kepada Pasi Ops, Bati Ops, Dansub 08 berserta anggota Sektor 22.
Atas dasar hasil penyidakan di lokasi Peltu Aris Santoso Bati Ops Sektor 22 mengatakan, Secara keseluruhan Instalasi Pengolahan Air Limbah yang di miliki oleh pelaku usaha resto Mie Gacoan Dago ini tidak memenuhi standar bakumutu dan aturan yang di tetapkan pemerintah.
“Secara rincinya, sudah memiliki bak IPAL akan tetapi dalam prosesnya tidak maksimal, terbukti hasil pengamatan kami masih terdapat lemak dari sisa pencucian makanan yang terbuang ke saluran drainase”. Ucapnya.
Bahkan, lanjutnya, warna airnya keruh, berbau namun tidak berbusa dan untuk suhunya sendiri bisa dikatakan normal namun pengolahannya limbahnya belum memenuhi standar.
“Maka dari itu kami memberikan saran, agar secepatnya menambah bak penampungan dengan menggunakan penyaringan atau dengan injuk agar lemak sisa dari hasil pencucian makanan dapat tersaring dengan baik”. Jelasnya.
Kami juga, sembung Aris, memberikan jangka waktu selama kurang lebih satu bulan, untuk segera membuat bak IPAL yang sesuai dengan standar bakumutu dan aturan penerintah sehingga kedepan air limbah yang di keluarkan tidak lagi mencemari lingkungan.
“Yang paling kami tekankan juga pelaku usaha resto Mie Gacoan Dago ini harus selalu memperhatikan kebersihan baik di lingkungan sekitar IPAL maupun di area pengunjung makan”. Terang Aris.
(Pendam III/Siliwangi)




