Pengelolaan ZIS BAZNAS Lotim Tahun 2022 Mengalami Peningkatan 52 Persen

TNI POLRI280 Dilihat

Kontrolnews – Lombok Timur NTB | Badan Amil Zakat Nasional ( BAZNAS ) Kabupaten Lombok Timur NTB berhasil mengumpulkan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan mengalami peningkatan dalam jumlah total penghimpunan selama tahun 2022 berjumlah Rp 14.392.315.241.

Dengan rincian zakat fitrah 0,09 persen, zakat maal badan 4,06 persen, Infaq / sedekah 3,25 persen, dan zakat maal perorangan 92,62 persen.

Pertumbuhan pengumpulan ZIS BAZNAS Kabupaten Lombok Timur mulai dari Tahun 2018 – 2022 sebagai berikut; Tahun 2018 sebesar 10.83 M, Tahun 2019 ssbesar 11.54 M, Tahun 2020 sebesar 12.08 M, Tahun 2021 14.32 M, dan Tahun 2022 sebesar 14.39 M.

Baca Juga  Sat Brimob Polda Jabar Peduli, Bantu Warga Tasikmalaya Dapatkan Air Bersih

Selanjutnya persentase penyaluran ZIS per bidang adalah sebagai berikut; bidang pendidikan 1.53 persen, bidang kesehatan 13.41 persen, bidang ekonomi sebesar 4.38 persen, dan bidang dakwah dan advokasi sebesar 73.85 persen , sehingga total penyaluran sebesar Rp 13.965.255.185.

Sedangkan jumlah penerima manfaat dibidang pendidikan sejumlah 307 penerima manfaat, bidang kesehatan 2.137 penerima manfaat, bidang kemanusiaan 11.767 penerima manfaat, bidang ekonomi 682 penerima manfaat, dan bidang dakwah dan advokasi 1.041 penerima manfaat, sehingga jumlah keseluruhan penerima manfaat sejumlah 15.934 penerima manfaat.

Baca Juga  Antisipasi Karhutla, Tim SAR Batalyon A Pelopor Laksanakan Patroli Kaki Gunung Geulis

Demikian disampaikan oleh Sekretaris BAZNAS Kabupayen Lombok Timur Ustadz Abdul Hayyi kepada wartawan media Nasional Kontrolnews di kantornya di Selong Senin, 8 Mei 2023.

Ia pun berpesan kepada semua masyarakat sucikan hartamu dengan berzakat hanya 2,5 persen.

Dan juga untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Zakat, Baznas secara konsisten mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian ( WTP ) atas laporan keuangan Tahun 2021 dan terus menoreh prestasi sejak berdiri pada Tahun 2001.