Kontrolnews – Lembang | Tidak hanya penanganan limbah industri saja melainkan limbah yang berasal dari kotoran hewan (Kohe) yang berada di Kp. Pasirwaringin, Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Kab Bandung Barat, Satuan Tugas Sektor 22 Citarum Harum Sub 8 terus meminimalisir limbah kohe dengan mengolahnya menjadi pupuk kompos. Minggu (14/04/23).
Nampak terlihat Satgas sedang melakukan pembalikan kompos, Pembalikan dilakuan untuk membuang panas yang berlebihan, memasukkan udara segar ke dalam tumpukan bahan, meratakan proses pelapukan di setiap bagian tumpukan, meratakan pemberian air, serta membantu penghancuran bahan menjadi partikel kecil-kecil.
Serma Dodi Candra yang pada kesempatannya mewakili Komandan Sektor 22 Citarum Harum menyampaikan, Proses pembuatan kompos dibagi menjadi 4 bagian. Bagian I proses pengadukan, bagian II adukan umur 1 minggu, bagian III adukan umur 2 minggu dan bagian IV kompos sudah jadi dan pengemasan kompos, Selanjutnya disimpan di gudang penyimpanan kompos.
“Cara pembuatannya sangat mudah, siapkan kotoran sapi di bawah dan sekam padi di atasnya, Taburkan dekomposer secara merata,” kata Serma Dodi Candra.
Dilanjutkannya, kemudian diencerkan dan disiramkan merata di atas adukan, lalu aduk bahan kompos sampai rata. Selanjutnya atur kelembaban 60% dengan ciri bila digenggam tidak pecah, tidak ada tetesan air dan tangan tidak basah.
“Semoga apa yang kami kerjakan dapat di contoh oleh para peternak sapi yang berada di wilayah lembang, hal ini tentunya akan sangat membantu, selain mengurangi pencemaran lingkungan dengan mengolah kohe menjadi kompos pun akan lebih mendapat penghasilan tambahan jika di kerjakan dengan fokus, selain dari itu kompos juga dapat meringankan biaya pupuk para petani,” harapnya.
(Pendam III/Siliwangi)




