Kontrolnews – Lombok Timur, NTB | Bupati Lombok Timur Drs. H. Muhammad Sukiman Azmy , MM menyatakan saya menekankan pentingnya penanganan stunting mulai dari hulu, salah – satunya yakni mwncegah terjadinya pernikahan dini dan di bawah umur dan sangat beresiko untuk melahirkan anak stunting.
Hal itu dikatakan Bupati Lombok Timur saat menerima kunjungan dari Pemprov. NTB yakni Kadis Kesehatan NTB bersama Kadis Sosial , Asisten Bidang Pemerintahan, dan bidang Kesra Rabu, 31 / 5 di ruang rapat Bupati.
Bupati berharap agar program penanganan stunting tidak bersipat serimonial semata akan tetapi ini sangat penting sebagai upaya untuk mendorong kwmandirian masyarakat dalam upaya pencegahan stunting, ujarnya.
Pada kunjungan tersebut membahas dalam rangka persiapan bhakti stunting yang akan di laksanakan di Kecamatan Masbagik Lendang Nangka, Lombok Timur.
Asisten Bidang pemerontahan dan Bidang Kesra NTB mengatakan bahwa bhakti stunting merupakan program pemprov. NTB melalui pendampingan OPD dan fokus disatu kecamatan kegiatannya antara lain, pemberian telur kepada balita stunting, ternaduk yang beresiko selama 90 hari.
Selain itu kita lakukan sosialisasi terus – menerus dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar ada pemahaman guna mencegah bertambahnya kasus stunting, dan diharapkan juga pemda kabupaten selalu bekerja sama dengan pemprov untuk menurunkan angka stunting di NTB.




