Sektor 23 Gelar Penyiangan Serentak

TNI POLRI246 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Satuan Tugas Citarum Harum Sektor 23 pembibitan melakukan penyiangan serentak di posko-posko Sektor 23 pada Kamis (20/01/2022).

Penyiangan merupakan suatu kegiatan mencabut gulma yang berada di antara sela-sela tanaman pertanian dan sekaligus menggemburkan tanah.

Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan pertanian karena menurunkan hasil yang bisa dicapai oleh tanaman produksi.

Pelaksanaan penyiangan dipimpin langsung oleh setiap komandan kelompoknya masing-masing seperti di kelompok buah, kopi dan kayu keras yang dilakukan oleh anggota Sektor 23 Pembibitan dan masyarakat.

Baca Juga  Wakapolda NTB Gelar Jumat Keliling di Ponpes Abu Hurairah, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas

Penyiangan dapat dilakukan dengan berbagai cara, anatara lain :

Pertama, secara manual dengan tangan, mencabut rumput yang tumbuh disela-sela tanaman.

Kedua, secara kimiawi dengan herbisida. Herbisida yang di pilih secara selektif mampu membunuh gulma namun tidak menyakiti tanamn produksi.

ketiga, secara mekanis dengan mesin. Berbagai mesin pertanian dapat digunakan untuk melakukan penyiangan tanpa merusak tanaman produksi jika tanaman pada alur yang tepat.

Baca Juga  Jenderal Tandyo Budi R. Resmi Jabat KSAD

Pasiop Sektor 23/Pembibitan Lettu, Arm. Arnas menjelaskan, Penyiangan ini harus dilaksanakan setiap hari guna memudahkan akar tanaman masuk tanah danĀ  memudahkan akar menyerap nutrisi sehingga tanaman menjadi lebih subur dan mengurangi kemungkinan tanaman sakit.

“Dengan melaksanakan penyiangan, bibit tanaman dapat tumbuh subur, mengurangi hambatan produksi dan mengurangi kemungkinan tanaman sakit”. Jelasnya.

Baca Juga  Kapolda Jabar Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-75 kepada Presiden RI Prabowo Subianto

Lettu Arm Arnas, berharap, dengan dengan penyiangan, nantinya akan mendukung tanaman subur lebih cepat.

“Berharap kedepannya setelah penyiangan bibit tanaman dapat ditanam di lahan kritis di sekitar Gunung Wayang Windu,”ucapnya.

(Red)