Bentuk Sinergitas, Personel Ops Damai Cartenz di Yahukimo bersama Warga, Kompak Lakukan Penyemprotan Padi

TNI POLRI239 Dilihat

Kontrolnews.co – Papua | Sebagai bentuk implementasi program KASUARI (Kesejahteraan Untuk Anak Negri), Operasi Damai Cartenz melalui personel Satgas Preventif dan Satgas Binmas Noken dibantu Polres Yahukimo serta sejumlah warga melaksanakan penyemprotan Padi pada spot Pertanian milik kelompok Tani di Kampung Muara, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (14/10).

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Wakapolres Yahukimo Kompol Alfons Umbora, Kadis Pertanian dan Perikanan Kabupaten Yahukimo Bongga Sumule, M.Kes, Kepala Desa Kampung Muara Ibrahim Otimuka dan Kelompok Tani Mandiri Bapak Simon Sattu.

Penyemprotan padi dilakukan yakni bertujuan untuk membunuh hama padi maupun rumput-rumput liar yang akan mengganggu pertumbuhan tanaman, sehingga Spot Pertanian dapat bertumbuh baik. Di tengah kegiatan, warga dan personel terlihat kompak menyemprot setiap padinya menggunakan pestisida.

Kadis Pertanian dan Perikanan Kabupaten Yahukimo menyebut bahwa di sektor Pertanian, kini pihaknya tengah fokus pada perluasan lahan serta membangun sinergitas bersama Ops Damai Cartenz dalam hal mendorong roda perekonomian masyarakat.

Baca Juga  Kapolda Jabar Minta Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

“Di sektor pertanian, baik tanaman pangan kemudian perkebunan dan peternakan yang sekarang ini, kami sedang fokus pada perluasan lahan sawah. Target kami untuk tahun ini yakni, pembukaan lahan sawah seluas 60 hektar di Kampung Moruku dan Kampung Muara, yang dimana program ini sendiri mulai dirintis pada akhir tahun lalu dan kita maksimalkan pada tahun ini,” ucap Kadis.

Lebih lanjut, sinergisitas antara pihaknya dari Dinas Pertanian dan Perikanan bersama Ops Damai Cartenz sangat terbangun baik. karena ini merupakan hal yang baru, untuk merubah cara Bertani masyarakat pihaknya tidak bisa sendiri.

Tak menampik adanya beberapa kendala di lapangan seperti belum mendapatkan pupuk subsidi dan alat kerja mesin pertanian masih sangat terbatas serta irigasi sekunder tersier belum terbangun, tetapi dirinya tetap optimis akan potensi lahan yang ada di Kabupaten Yahukimo.

Baca Juga  Polda Jabar Ajak Masyarakat Jaga dan Rawat Jabar

“Dari sisi tenaga kerja, masyarakat masih perlu pendampingan, maka itu tenaga-tenaga ahli dan tenaga-tenaga perpengalaman kita sinergikan bekerja bersama dilahan sekaligus kita mentransfer pengetahuan cara pengelolaan sawah, namun harapan kami kedepan yaitu masyarakat bisa berpartisipasi untuk belajar bersama,” ungkapnya.

Ia mengatakan, dirinya punya mimpi makan dari hasil tanah sendiri di Yahukimo karena selama ini beras adalah hasil dari Kabupaten Merauke, Sulawesi dan Jawa untuk mencukupi kebutuhan pangan lokal di Yahukimo sedangkan potensi lahan ada namun belum dipergunakan,” kata Bongga.

Mewakili masyarakat setempat, Kepala Desa Kampung Muara Ibrahim Otimuka mengucapkan terimakasih serta mengapresiasi langkah yang dilakukan Ops Damai Cartenz bersama Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Yahukimo.

Sebelum tanaman padi diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Yahukimo melalu Dinas Pertanian, ia dan masyarakat lainnya mengaku hanya bisa menanam ubi, pisang dan keladi, setelah itu Pemerintah Daerah Kab. Yahukimo melalui Dinas Pertanian bersinergi dengan Binmas Noken dan masyarakat membuka lahan sawah untuk mensejahterakan dan meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Yahukimo.

Baca Juga  Polisi Amankan Puluhan Botol Miras, Penjual Ditangkap Saat Transaksi COD dengan Petugas yang Menyamar sebagai Pembeli

“Awalnya kami sama sekali tidak tahu cara menanam padi, setelah itu diajarkan oleh Dinas Pertanian bersama Binmas Noken. Harapan kami dengan adanya kegiatan ini, dapat merubah perekonomian yang awal kami mungkin setiap hari makan ubi dan pisang dan sekarang sudah bisa makan nasi dengan hasil keringat sendiri, dan kegiatan ini sangat-sangat bermanfaat bagi kami masyarakat Kampung Muara,” ucap Ibrahim Otimuka.

(Tim)