Kontrolnews.co – Kab Bandung | Progres awal menjabat sebagai Komandan Sektor 7 Citarum Harum Kolonel Arh Deni Kusmawan, S.A.P.,M.Han, laksanakan monitoring secara langsung pengerjaan normalisasi sungai Citarum. Jum’at, 2 Agustus 2024.
Alat berat yang beroperasi guna melakukan penataan area, perapihan disposal yang di bikin tanggul, pengerukan sungai dan pengangkutan sedimen.
Disela waktu luangnya, saat dikonfirmasi Kolonel Arh Deni Kusmawan mengatakan, layaknya untuk menyelesaikan trouble sistem tata kelola sungai perlu dilakukan normalisasi, namun ini terkendala oleh fasilitas sungai di beberapa wilayah.
“Jika semua sungai memiliki fasilitas yang bagus, seperti jalan inspeksi dan area yang memadai maka alat berat bisa diturunkan. Namun sungai dibeberapa wilayah tidak ada fasilitas tersebut maka hanya beberapa sungai saja yang bisa dilalui alat berat,” jelasnya.
Alat berat sangat menunjang pada percepatan penataan kondisi sungai, dan ini sangat berpengaruh kepada optimalisasi progres program Citarum Harum.
“Untuk sungai yang tidak bisa di lalui oleh alat berat, sebisa mungkin kita bekerjasama dengan pemerintah daerah, yang selama berkolaborasi dengan Satgas Citarum Harum Sektor 7 dalam penataan daerah aliran sungai, dan ini sudah berjalan dengan baik,” ujarnya.
“Seperti di wilayah ini kita menggunakan alat berat dan terlihat prospek kinerjanya bagus. Karena wilayah sungainya memiliki fasilitas perawatan yang memadai juga banyak dukungan dari berbagai pihak tentunya semua akan berjalan dengan baik pula,” terang Dansektor.
Dukungan berbagai pihak disini menurut Kolonel Arh Deni Kusmawan, yaitu pendukungan dari berbagai elemen, masyarakat, seperti pemerintah daerah, kewilayahan, pihak ke tiga dan masyarakat luas berikut akademisi semua berkolaborasi dengan Satgas Citarum Harum Sektor 7.
“Sejauh ini pengerukan sudah memasuki kedalaman 2 meter dengan panjang 700 m dengan hasil sekitar 30.000 kubik, ada sedikit kendala yaitu dalam hal membuang sedimentasinya, karena tanggul yang ada di kami rata-rata sudah tinggi, kami berharap ada penambahan dukungan unit alat berat agar pengerjaan bisa lebih cepat terutama alber amfibi untuk lebih mengefisiensikan pengerjaan normalisasi sungai Citarum,” tandasnya.




