Diduga Menguasai Narkotika Jenis Sabu, Pria Asal Boro Dibekuk Tim Bravo Tambora

Kriminal171 Dilihat

Kontrolnews.co – Dompu | Pria asal Dusun Boro, Desa Boro, Kecamatan Sanggar, ( P 28) Kabupaten Bima, dibekuk Tim Bravo Tambora, Satres Narkoba Polres Dompu, di Jalan Lintas Kore, tepatnya di Dusun Rinjani, Desa Nusa jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu lantaran diduga menguasai Narkotika Golongan I jenis Shabu, 2,43 gram siap edar.

(13/9/2022) sekira pukul 13.00 Wita.

Kasat Resnarkoba, Iptu Abdul Malik, SH., menyebutkan berdasarkan laporan masyarakat yang mengaku mengetahui adanya seseorang yang mengendarai sepeda motor diduga membawa Narkotika jenis Shabu.

Baca Juga  Didatangi Pria Mengaku Satnarkoba Polres Garut dan BNN, Warga Tarogong Kirim Surat Terbuka Minta Perlindungan

“Berdasarkan informasi yang kami dapat dari masyarakat adanya seorang pria yang diduga membawa Narkotika yang datang dari arah Dompu menuju Kore, atas informasi tersebut kami pun mengantongi ciri ciri pria tersebut” ungkap Abdul Malik.

Selanjutnya, mendapat informasi A1, mantan Kapolsek Manggelewa itu, mengumpulkan anggota dan langsung bergegas menuju ke Desa Lanci untuk melakukan pemantauan dan penghadangan terhadap pelaku.

Baca Juga  Polrestabes Bandung Sisir Saritem, Bong dan Sabu Diamankan Puluhan Orang Positif Narkoba

“Kemudian team memanggil saksi masyarakat untuk menyaksikan jalanya penggeledahan, tapi sebelum itu anggota bravo Tambora terlebih dahulu menunjukan surat perintah tugas,” lanjutnya.

Setelah dilakukan penggeledahan, jelas Kasat, team berhasil menemukan barang bukti berupa 2 (Dua) plastik klip transparan yang di dalamnya berisikan kristal bening diduga narkotika jenis sabu.

“Selain itu, anggota juga menyita barang bukti lain berupa satu unit hp iPhone dan uang sejumlah 459.000 (empat ratus lima puluh sembilan ribu rupiah),” beber Kasat.

Baca Juga  Didatangi Pria Mengaku Satnarkoba Polres Garut dan BNN, Warga Tarogong Kirim Surat Terbuka Minta Perlindungan

Kini, terduga dan barang bukti di Mako Polres Dompu guna proses penyidikan lebih lanjut.