Kabid Humas Polda Jabar : Jembatan Copong Retak Tidak Dapat Dilalui, Polisi Rekayasa Arus Lalin

TNI POLRI187 Dilihat

Kontrolnews.co – Jabar | Hujan deras melanda Kabupaten Garut sejak Jum’at (15/7/2022) sore hingga Sabtu (16/7/2022). Dan mengakibatkan Banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten Garut.

Akibat Hujan Deras mengakibatkan beberapa Sungai di Garut meluap, dan sejumlah Jembatan mengalami kerusakan dan sementara tidak dapat dilalui para pengendara kendaraan bermotor R2 maupun R4.

Sementara ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si berterima kasih kepada Sat Lantas Polres Garut Polda Jabar yang dengan sigap dan tanggap melakukan rekayasa arus lalin karena jembatan mengalami keretakan, sehingga arus lalu lintas berjalan lancar.

Baca Juga  Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Seperti Jembatan Copong yang mengalami keretakan akibat Debit air di Sungai tersebut tinggi, dan untuk sementara tidak dapat dilalui.

Dengan kejadian tersebut, Satlantas Polres Garut Polda Jabar melakukan rekayasa arus lalu lintas, untuk sementara jembatan Copong tidak dapat dilalui Pengendara kendaraan bermotor.

Baca Juga  Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Kasat Lantas Polres Garut Polda Jabar mengatakan, ” mulai tadi malam untuk jembatan Copong Garut saat ini ditutup sementara sambil menunggu Tim Ahli dari PUPR Provinsi, karena ada sedikit retakan di tengah jembatan, akibat dari kemarin siang sampai saat ini diguyur hujan dan debit air di sungai Cimanuk tinggi.”

” Untuk sementara jembatan Copong tidak dapat dilalui karena mengalami keretakan di tengah jembatan, saat ini masih menunggu Tim Ahli dari PUPR Provinsi.”, ungkapnya.

Baca Juga  Resahkan Warga Di Kawasan Stasiun Garut, Tiga Orang Dalam Kondisi Pengaruh Miras Diamankan Polisi

“Sat Lantas Polres Garut Polda Jabar melaksanakan Rekaya Arus Lalin, Untuk kendaraan yang dari arah Bandung menuju Tasik dialihkan ke jalan pembangunan- Papandayan- Sukadana dan tasik.” Pungkasnya.

(Red)