Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara panitia, masyarakat lokal, dan aparat keamanan untuk menjaga kelancaran dan keselamatan event yang melibatkan ribuan pelari dari dalam dan luar negeri tersebut.
“Tugas kami dari Kepolisian adalah memastikan peserta merasa aman dari start hingga finish. Ini adalah bentuk dukungan kami terhadap kemajuan pariwisata dan sport tourism di NTB,” tegasnya.
Pelepasan dilakukan dengan suasana hangat meski udara dingin menusuk tulang. Sorak-sorai peserta dan warga yang menyaksikan menambah semarak dini hari di kaki kaldera gunung purba Samalas itu.
Rinjani 100 sendiri sebagai lomba lari lintas alam ekstrem, yang menantang fisik dan mental para peserta. Kategori 36 KM yang dilepas Kapolda NTB ini melewati jalur menantang dengan elevasi tinggi, pemandangan spektakuler, dan semangat petualangan yang kental.
Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak termasuk Kepolisian Daerah NTB, Rinjani 100 tahun ini diharapkan semakin mengukuhkan posisi NTB sebagai destinasi wisata olahraga unggulan di Indonesia dan Asia Tenggara.




