Kurangi Pencemaran, Sektor 22 Citarum Harum Manfaatkan Kohe Menjadi Pupuk

TNI POLRI187 Dilihat

Kontrolnews – Lembang | Sektor 22 Citarum Harum Sub 8 mengelola kotoran hewan (sapi) menjadi pupuk organik. Selain untuk menambah nilai ekonomis bagi para peternak misi yang paling penting adalah mengurangi masalah pencemaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Dansub 8 Serma Dodi menuturkan,
pengolahan limbah kotoran hewan (kohe) menjadi pupuk organik, diharapkan dapat menyelesaikan masalah pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran Sungai Citarum.

Baca Juga  Polisi Salurkan 12.000 Liter Air Bersih ke Ponpes Idrisiyyah, Santri Terbantu

“Beban pencemaran ini dapat berkurang dengan melakukan pengolahan limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik”. Tutur Dodi saat di temui di Desa Gudang Kahuripan, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Minggu (22/1/2023).

Menurutnya, Melalui pemanfaatan kotoran hewan yang biasa dibuang ke selokan atau sungai dilakukan pengolahan agar bermanfaat dan memberikan nilai ekonomis bagi para peternak.

“Pengolahan kotoran hewan menjadi pupuk organik untuk memenuhi kebutuhan bagi para petani dan mengurangi beban pencemaran pada aliran sungai”. Katanya.

Baca Juga  Sambut HUT Humas Polri ke-75, Polda Jabar Gelar Donor Darah dengan Ratusan Pendonor

Dodi berharap, dengan pengolahan kotoran hewan dapat memotivasi para peternak untuk menyerap limbah peternakan.

“Dengan adanya pengolahan Kohe, tingkat pencemaran di DAS Citarum dapat terus berkurang, sehingga diharapkan ke depan bebas dari pencemaran limbah peternakan”. Pungkasnya.