Melalui Forum Group Discusion, Polda NTB Siap Sambut Tahun Toleransi 2022

TNI POLRI132 Dilihat

Kontrolnews.co – Mataram | Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) melaksanakan giat Forum Group Discusion (FGD) Melalui Direktorat Binmas (Dit Binmas ) selama dua hari berturut turut dari tanggal 2 s.d 3 Desember 2021 bertempat di Mushola Raudhatul Ishlah Babakan Timur Kec. Sandubaya Kota Mataram dan Dusun Penimbung Desa Jembatan Kembar Timur Kec. Lembar Kabupaten Lombok Barat, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka Harkamtibmas menjelang Natal dan Tahun Baru 2022.

Kegiatan Silaturrahmi ini di hadiri oleh Direktur Binmas Polda NTB Kombes. Pol. Dessy Ismail .S.I.K.,Wadir Binmas AKBP H. Zamroni, S.Ag, Kasubdit Bintibsos AKBP I Wayan Ariska, Kasat Binmas IPTU Wahyu Indrawan, S.Sos
Kapolsek Lembar IPDA I Ketut Suriarta SH, dan Bhabinkamtbmas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Adat.

Dir Binmas Polda NTB Kombes Pol Dessy Ismail., S.I.K dalam sambutannya menyampaikan “dalam rangka persiapan menghadapi tahun toleransi 2022 yang akan dicanangkan oleh Presiden RI nantinya serta melalui kegiatan ini kita mendapatkan potret seperti apa kondisi di Provinsi NTB terkait kerukunan beragama yang ada.

Baca Juga  Dirpolairud Polda NTB Terjun Langsung Bantu Warga Nelayan Terdampak Ombak Besar di Ampenan

Ditargetkan pada bulan Desember ini, kegiatan-kegiatan menghadapi persiapan tahun toleransi ini sudah selesai. Sehingga Provinsi NTB sudah siap dalam Pencanangan tahun toleransi 2022,” tambahnya sembari mengatakan perlunya masukan-masukan ataupun kasus-kasus dan gambaran masalah keberagamaan yang ada dari para peserta yang ikut terutama yang ada di daerah masing-masing.

Ditempat yang sama Wakil Direktur Binmas Polda NTB menyampaikan materi mengenai kerukunan umat beragama, bahaya paham intoleransi, radikalisme, terorisme dan anti pancasila serta pemberian pesan-pesan kemanan dan ketertiban masyarakat.

Baca Juga  Tim DVI Polda Jabar dikerahkan ke Lokasi Longsor di Desa Pasirlangu Kec. Cisarua KBB

Untuk diketahui Ada delapan Provinsi yang perlu intens persiapan tahun toleransi ini diantaranya adalah Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi selatan, Sulawesi Tengah, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Barat dan Riau, tutupnya.

(Red)