Ops Ketupat Rinjani 2026, Polairud Polda NTB Intensifkan Patroli di Pelabuhan dan Pantai

TNI POLRI110 Dilihat

Kontrolnews.co – Mataram | Dalam rangka menjaga keamanan selama libur Hari Raya Idul Fitri 2026, Polda NTB melalui Subsatgas Polairud Ops Ketupat Rinjani 2026 mengintensifkan patroli dialogis di berbagai kawasan publik di wilayah hukumnya, Selasa (24/03/2026).

Patroli tersebut menyasar sejumlah pelabuhan utama, di antaranya Pelabuhan Lembar, Pelabuhan Gili Mas, Pelabuhan Poto Tano, serta Pelabuhan Kayangan yang menjadi pusat mobilitas masyarakat selama periode Lebaran.

Tak hanya itu, personel juga melakukan patroli di sejumlah destinasi wisata pantai seperti Pantai Senggigi, Pantai Loang Baloq, Pantai Meninting, Pantai Kuranji, hingga kawasan Pantai Gading dan Pantai Duduk.

Baca Juga  Resahkan Warga Di Kawasan Stasiun Garut, Tiga Orang Dalam Kondisi Pengaruh Miras Diamankan Polisi

Direktur Polairud Polda NTB Kombes Pol. Boyke Fredrik Salmon Samola, SIK. menjelaskan bahwa patroli dialogis ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.

“Patroli dialogis ini merupakan upaya pencegahan untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di kawasan publik,” ujarnya.

Baca Juga  Lansia Ditemukan Meninggal di Rumahnya, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Dalam pelaksanaannya, personel tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog secara humanis dengan penumpang, pengunjung pantai, juru parkir, pedagang, serta masyarakat sekitar. Petugas mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan.

“Kami ingin seluruh kawasan publik selama Lebaran ini tetap aman, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat beraktivitas maupun berlibur,” tambahnya.

Baca Juga  Jum'at Keliling, Kapolda Jabar Ajak Warga Wujudkan Jaga Rawat Jawa Barat

Melalui patroli yang masif dan pendekatan humanis, Polda NTB berharap suasana libur Idul Fitri 2026 di wilayah Nusa Tenggara Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.