Kontrolnews.co – Lotim | PDAM Kabupaten Lombok Timur bersinergi dengan Baznas, TNI dan Polri menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat Kecamatan Suela yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang tahun 2026.
Bantuan air bersih tersebut disalurkan kepada 250 Kepala Keluarga (KK) di Desa Mekarsari, Kecamatan Suela.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopiyan Hakim, menyatakan debit air di sekitar 24 sumber mata air mengalami penurunan hingga 65 persen yang berpotensi berdampak kepada 41.000 pelanggan PDAM.
“Debit air di 24 sumber mata air mengalami penurunan hingga 65 persen, ini berpotensi berdampak kepada 41 ribu pelanggan PDAM,” ujarnya kepada wartawan.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sejak 19 Oktober 2026, mata air Ambung sudah dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Selama 9 tahun, sumber air tersebut dikuasai oleh oknum masyarakat yang mengaku memiliki, namun setelah ditelusuri, terbukti sah milik Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
“Selama 9 tahun dikuasai oleh masyarakat yang mengaku memiliki, namun setelah kita telusuri buktinya, sah milik Pemkab Lombok Timur. Maka seyogyanya milik Pemkab Lombok Timur dan air tersebut bisa dimanfaatkan oleh masyarakat kita,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, PDAM bersama Polres Lombok Timur, Kodim 1615 Lombok Timur, dan Baznas terus berkomitmen membantu masyarakat menyalurkan air bersih.
“Mudah-mudahan kemarau ini segera berakhir dan turun hujan,” harapnya.





Komentar