Sektor 22 Citarum Harum Sub 12 Bersihkan Sungai Cikapundung Sepanjang 200 Meter

TNI POLRI166 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Perawatan sungai oleh Satgas Citarum Harum Sektor 22 Sub 12 setiap hari dilakukan. Aksi ini merupakan eksistensinya yang rutin untuk menciptakan sebuah kesadaran masyarakat sebagai sosialisasi moral dari Satgas.

Pada aksi pembersihan ini satgas Sub 12 melakukan di Sungai Cikapundung, berhasil membersihkan sepanjang 200 M, bertempat di wilayah Rw. 15 Kelurahan Tamansari Bandung Wetan, Kamis (13/01/2022).

Satgas Sub 12 Sektor 22 dipimpin ol h Peltu Ade Sukmana, sebagai ciri khas Prajurit TNI setiap hari sebelum melakukan aksinya mengutamakan Apel Pagi. Menurut Peltu Ade Sukmana selain cek jumlah kekuatan juga merupakan motivasi kinerja melalui pemaparan Dansub kepada anggotanya.

Baca Juga  Resahkan Warga Di Kawasan Stasiun Garut, Tiga Orang Dalam Kondisi Pengaruh Miras Diamankan Polisi

“Semua aksi ini untuk percepatan penanggulangan pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum yang di dasari oleh Peraturan Presiden No 15 Tahun 2018, ini membuat kita semangat,” kata Ade.

Perjalanan menginjak 4 tahun dari Satgas Citarum Harum, untuk pencapaian program sektor 22 menjalankan programnya mulai dari pembersihkan sungai dengan langsung, sosialisasi Perpres 15/2018, penghijauan lahan kritis, penertiban bangunan liar di atas sempadan sungai dan penertiban Ipal Industri.

Baca Juga  Sektor 9 Citarum Harum Sub 4, Cek IPAL PT Industri Susu Alam Murni Cinambo pH 8

Dari rentetan aksi diatas menurut Peltu Ade Sukmana memang benar adanya, Satgas Sektor 22 harus melakukan itu semua tidak bisa dipilih beberapa aksi saja.

“Semua langkah diatas sangat beririsan dalam penciptaan sungai yang bersih dan sehat, maka semua harus dilakukan. Apalagi sosialisasi kepada masyarakat lebih penting lagi, supaya mereka mengerti dan bisa bersatupadu turut mensukseskan Program Citarum Harum,” imbuh Ade.

Baca Juga  Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Sukapura

Peltu Ade Sukmana berharap, dengan program yang ditargetkan hanya 3 Tahun lagi bisa tuntas sesuai harapan, “Terutama bagi masyarakat bisa lebih sadar dan tidak membuang sampahnya ke sungai,” tutupnya.

(Red)