Sektor 23 Pembibitan, Himbau Masyarakat tentang Cara Bertani Tanpa Harus Merusak Alam

TNI POLRI185 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum melakukan Komunikasi Sosial (komsos) kepada masyarakat yang berada di Petak 73 Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Rabu (06/04/22).

Kegiatan komsos dilakukan anggota untuk memberikan edukasi dan arahan tentang cara bertani yang baik tanpa harus merusak alam, sehingga alam akan tetap terjaga.

Pada kesempatan tersebut, Kapten Arm Hendro memerintahkan anggota satgas untuk mengecek lahan yang sudah di tanami maupun lahan yang masih terbilang kritis yang berada di lahan 73.

Baca Juga  Jum'at Keliling, Kapolda Jabar Ajak Warga Wujudkan Jaga Rawat Jawa Barat

Kapten Arm Hendro mengatakan, penerapan pola tanam agroforesty wajib diberikan kepada masyarakat sehingga hutan akan terjaga dengan benar, terutama untuk masyarakat yang menanam tanaman di lahan yang memiliki kemiringan tidak wajar.

“Kita menyarakan dengan pola Agroforestry hutan akan tetap terjaga. Tanaman yang layak ditanami dilahan kritis seperti tanaman keras dan kopi serta buah buahan yang dilakukan secara tumpang sari”. Katanya.

Baca Juga  Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Sukapura

Di Petak 73, Kapten Arm Hendro menjelaskan, masih banyak masyarakat yang menanam sayuran, maka dari itu kita menghimbau kepada masyarakat untuk menanam dengan cara Agroforestry. Selain sayuran, masyarakat juga harus menanam tanaman keras, seperti kopi maupun buah dengan menerapkan pola tanam agoforestry.

“Untuk tanaman keras berguna untuk menahan longsor saat datangnya hujan. Untuk tanaman produktif selain untuk menahan longsor dan banjir, hasilnya bisa bermanfaat bagi masyarakat”. Jelasnya.

Baca Juga  Kapolri Resmi Tutup Kejuaraan Bulu Tangkis Kapolri Cup 2026, Tegaskan Komitmen Polri Dukung Prestasi Atlet Nasional

Adanya kegiatan komsos, Ia berharap agar kesadaran warga akan cara bertani yang benar akan terwujud dan mengurangi adanya pembukaan lahan secara liar.

“Berharap dengan melaksanakan penanaman dan pembinaan kepada masyarakat, pola pikir masyarakat akan lebih berkembang sehingga sasaran dari program citarum harum akan tercapai”. Tandasnya.

(Red)