Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum melakukan penanaman pohon di Petak 69D yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Sabtu (2/04/22).
Kegiatan di lakukan untuk menghijaukan lahan gundul yang masih ada di petak 69D guna mengantisipasi longsor ataupun banjir ke daerah dataran rendah.
Pada kesempatan tersebut, Kopda Eli selaku Anggota Sektor 23/pembibitan memerintahkan anggota membawa bibit kopi, bibit tanaman keras dan juga bibit buah yang sudah siapa untuk ditanami agar di tanam bersama sama di petak 69D.
Kopda Eli menegaskan selain melaksanakan penanaman anggota sektor 23 wajib memberi arahan mengenai perawatan pada tanaman yang baik dan benar, terutama untuk masyarakat di lahan yang memiliki kemiringan tidak wajar
“Anggota TNI dan masyarakat melaksanakan penanaman dalam jarak tanaman yang sudah di tentukan sehingga tanaman akan tumbuh subur”. Tegasnya.
Sementara itu, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan mengatakan, tujuan dari kegiatan itu adalah menjadikan lahan hutan yang lestari. menanam berbagai jenis pohon keras dan buah-buahan.
“Ketika pohon ini tumbuh dapat menghasilkan dan warga masyarakat bisa menikmati dan merawatnya, jangan sampai ditanam bertahun-tahun tapi ditebang. Jadi kita harus bersama-sama menjaga hutan lindung”. Katanya.
Adanya kegiatan tersebut, Dansektor menyampaikan, adalah sebagai salah satu upaya mengantisipasi terjadinya banjir. Kalau hutannya lindung, nantinya tidak akan ada banjir atau pun tanah longsor.
“Karena air dari hulu larinya kehilir, maka kita harus menjaga hulu jangan sampai kritis. Mudah mudahan dengan ditanamnya tanaman keras ini dapat mencegah longsor”. Katanya.
Selain itu, Dansektor mengatakan bahwa penanaman dilakukan juga dalam rangka revitalisasi hutan yang merupakan bagian dari program Citarum harum menjadikan lahankritis menjadi kawasan hijau.
“Berharap agar semua elemen masyarakat bersama-sama menjaga dan melindungi kawasan hutan. Serta, ikut bertanggung jawab atas pemeliharaan dan keberhasilan dari tanaman yang ditanam pada hari ini”. Katanya.
(Red)




