Sektor 23 Pembibitan Satgas Citarum, Sub 1 Bongkor Melakukan Patroli di Petak 73

TNI POLRI168 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum melakukan Patroli dan penanaman di petak 73 yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Sabtu (04/06/22).

Kegiatan di lakukan untuk pengontrolan dan pengecekan kondisi lahan. Selain itu, melakukan penanaman memberikan edukasi kepada setiap warga penggarap lahan yang ada di petak 73.

Pada kesempatan tersebut, Prada Sandy bersama Anggota Sektor 23/Pembibitan, melakukan pengecekan lahan yang sudah di tanami maupun lahan yang masih terbilang kritis untuk di tanam tanaman keras, kopi dab tanaman buah.

Baca Juga  Polda Jabar Bongkar Kasus Eksploitasi Anak via Manipulasi Foto

“Selain melaksanakan patroli, Kita memberikan arahan mengenai perawatan pada tanaman yang baik dan benar, terutama untuk masyarakat yang menanam tanaman di lahan yang memiliki kemiringan tidak wajar”. Terangnya.

Dengan melaksanakan patroli ini, Pihaknya berharap, kepada masyarakat untuk bisa menjaga dan merawatnya dengan baik agar tanaman tumbuh sesui harapan.

Baca Juga  Tak Kenal Lelah, Tim Kesehatan Polda NTB Layani Warga di Pelosok Ende

“Dengan kita melakukan patroli rutin, dapat mengurangi adanya oknum yang tidak bertanggung jawab”. Tegasnya.

Sementara itu, Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan mengatakan, Patroli ini merupakan dalam rangka pengamanan hutan yang ada di hulu sungai Citarum.

“Selain Patroli, anggota memberikan edukasi kepada warga masyarakat agar menjaga alam”. Katanya.

Dansektor 23 berharap, Jika hutan aman terlindungi dan tidak gundul, air yang mengalir ke sungai Citarum akan bersih, serta tanaman yang kita sudah tanaman bisa tumbuh dengan baik dan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Baca Juga  Patroli Tengah Malam, Puma Jatanras Polda NTB Cek Titik Rawan hingga Kebakaran Lahan

“Bila hutan terlindungi dengan baik dan hijau kembali dapat mencegah erosi kedataran rendah. Untuk itu, masyarakat untuk merawat dan menanamnya karena betapa pentingnya tanaman keras di wilayah ini”. Pungkasnya.

(Red)