Dansub 3 Peltu Teddy mengatakan, untuk mengembalikan kesuburan lahan tersebut, personil dilapangan melakukan penyemprotan dengan menggunakan formula BIOS 44.
“Hal ini dimaksudkan sebagai upaya Satgas Citarum Harum dalam pengembangan program ketahanan pangan bagi sektor pertanian”. Katanya.
Selain itu, Peltu Teddy menjelaskan, dalam kegiatan tersebut dilakukan bersama warga dengan melakukan penyiangan atau pembersihan rumput liar dan penggemburan tanah.
“Gulma adalah tumbuhan yang kehadirannya tidak diinginkan pada lahan ini. Untuk itu perlu juga dilakukan penyiangan”. Jelasnya.
Serma Peltu Teddy berharap, melalui kegiatan pengolahan lahan dapat bermanfaat bagi masyarakat.
“Semoga kedepannya program tersebut terus dilanjutkan oleh masyarakat sehingga lahan ini subur dan produktif dalam pengembangan ketahanan pangan”. Pungkasnya




