TMMD Satukan Langkah, Infrastruktur Desa Cipelah Terus Dikebut

TNI POLRI164 Dilihat

Kontrolnews.co – Kabupaten Bandung | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 yang dilaksanakan Kodim 0624/Kabupaten Bandung terus menunjukkan progres signifikan dalam pembangunan infrastruktur di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung.

Hingga Senin (23/2), capaian pengecoran jalan desa telah mencapai 836 meter dari target total sepanjang 1.500 meter.

Saat ini Satgas TMMD bersama masyarakat tengah mengerjakan tahap persiapan pengecoran di Kampung Babakan Simpang Gunung Leutik, tepatnya di titik 650. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemasangan bekisting dan perataan beskos sebelum proses pengecoran dilaksanakan.

Baca Juga  Polda Jabar Maksimalkan Pengamanan Laga Ketiga Persib Bandung di Piala Presiden 2026

Komandan Kodim 0624/Kabupaten Bandung Letkol Inf (isi nama Dandim) mengatakan progres tersebut merupakan hasil kerja sama dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

“Alhamdulillah, progres sudah mencapai 836 meter. Kami optimistis target 1.500 meter dapat diselesaikan tepat waktu. Kualitas pekerjaan juga menjadi perhatian utama agar jalan ini dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Baca Juga  Polisi Gagalkan Peredaran Ribuan Butir Obat Keras Tanpa Izin di Tarogong Kidul

Ia menambahkan, meskipun pelaksanaan TMMD berlangsung dalam suasana bulan Ramadan 1447 Hijriah, hal itu tidak mengurangi semangat personel Satgas maupun warga.

“Justru momentum Ramadan semakin memperkuat kebersamaan dan kekompakan antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa,” katanya.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses warga antara Kampung Babakan Simpang dan Gunung Leutik, sekaligus mendorong peningkatan aktivitas perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga  Kurang dari 24 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan di Sukapura

Program TMMD Reguler Ke-127 Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” sebagai wujud sinergi TNI dan masyarakat dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.