Kontrolnews.co – Sragen | Pemerintah Desa Slogo dan Pemerintah Desa Jono, Kecamatan Tanon, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, secara bersamaan menggelar musyawarah pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode 2026–2034, Senin (24/8/2026).
Kegiatan di masing-masing desa tersebut berlangsung di pendopo desa dan diikuti unsur pemerintah desa, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, PKK, lembaga desa, perangkat desa, serta perwakilan masyarakat.
Proses pemilihan dilaksanakan secara demokratis, transparan, dan sesuai mekanisme yang berlaku. Seluruh tahapan berlangsung lancar tanpa kendala berarti dan para calon juga menerima hasil pemilihan yang telah ditetapkan.
Di Desa Slogo, Ketua Panitia Penyelenggara Pemilihan BPD, Tri Tunggal, A.Md, menjelaskan bahwa pemilihan dilakukan berdasarkan keterwakilan masing-masing kebayanan serta keterwakilan perempuan.
Untuk Kebayanan 1 terdapat enam calon dan akan dipilih tiga orang. Kebayanan 2 memiliki tiga calon dengan dua orang yang akan dipilih, sedangkan Kebayanan 3 terdapat dua calon dan akan dipilih satu orang.
Sementara itu, untuk keterwakilan perempuan terdapat dua calon dan akan dipilih satu orang.
“Alhamdulillah, pelaksanaan pemilihan berjalan lancar dan tidak ada kendala. Semua calon juga sudah menerima hasil pilihan. Semoga anggota yang terpilih bisa memegang amanah sebagai anggota BPD periode 2026–2034,” ujar Tri Tunggal.
Ia berharap anggota BPD terpilih dapat menjalankan tugas sebagai wakil masyarakat sekaligus menjadi mitra Pemerintah Desa Slogo dalam menjalankan pemerintahan dan pembangunan desa.
“Siapapun yang terpilih, kami harap bisa bekerja sama sebagai wakil warga masyarakat dan mitra kerja Pemerintah Desa untuk memajukan Desa Slogo, Kecamatan Tanon,” katanya.

Sementara di Desa Jono, Ketua Panitia Penyelenggara Pemilihan BPD, Heri Ahmadi, M.Pd, menyampaikan bahwa pemilihan juga berjalan aman, tertib dan lancar.
Untuk Kebayanan 1 terdapat lima calon dan akan dipilih dua orang. Kebayanan 2 memiliki empat calon dengan dua orang yang akan dipilih, sedangkan Kebayanan 3 terdapat enam calon dan akan dipilih dua orang.
Selain itu, terdapat satu calon dari keterwakilan perempuan yang akan dipilih satu orang.
Heri mengatakan, pelaksanaan pemilihan pada Senin (24/8/2026) berjalan tanpa kendala dan seluruh calon menerima hasil pemilihan.
“Alhamdulillah, pilihan hari ini berjalan lancar, tidak ada kendala dan semua calon sudah menerima hasil pilihan. Semoga anggota yang terpilih bisa memegang amanah menjadi anggota BPD periode 2026–2034,” ungkapnya.
Ia berharap anggota BPD Desa Jono yang terpilih mampu menjalankan fungsi keterwakilan masyarakat serta membangun sinergi dengan Pemerintah Desa Jono.
“Kami berharap siapapun yang terpilih dapat bekerja sama sebagai wakil warga masyarakat dan mitra kerja Pemerintah Desa untuk memajukan Pemerintahan Desa Jono,” tutur Heri.
Pemilihan calon anggota BPD di kedua desa tersebut menjadi bagian penting dalam proses demokrasi di tingkat desa. BPD memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah desa, khususnya dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, turut membahas kebijakan desa, serta menjalankan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.
Hasil musyawarah di Desa Slogo dan Desa Jono selanjutnya akan diproses sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku hingga penetapan anggota BPD periode 2026–2034.
Panitia penyelenggara di kedua desa juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses pemilihan.
Diharapkan anggota BPD yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan baik, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta bersinergi dengan pemerintah desa untuk mewujudkan Desa Slogo dan Desa Jono yang semakin maju, transparan, dan sejahtera.





Komentar