Czeresna Alwaan Bukti Siswa SMAN 8 Bandung Mampu Bersaing di HKIMO 2026

Pendidikan55 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Nama Indonesia kembali berkibar di ajang kompetisi matematika internasional. Czeresna Alwaan Suyanto, siswa kelas XII SMAN 8 Bandung, berhasil membawa pulang medali perak dari Hong Kong International Mathematical Olympiad atau HKIMO Final Round 2026 yang digelar di Hong Kong pada 22 Agustus 2026.

Bagi remaja 18 tahun ini, prestasi tersebut bukan yang pertama. Sejak SMP di Darul Hikam, Czeresna sudah mulai mengikuti kualifikasi HKIMO dan berhasil meraih medali perak. Semangat itu ia lanjutkan hingga SMA. Setelah lolos seleksi nasional, ia kembali terpilih mewakili Indonesia di kategori Senior Secondary dan bersaing dengan pelajar dari berbagai negara

“Saya sangat senang dan bangga bisa mewakili Indonesia lagi di HKIMO. Medali ini bukan hanya soal hasil, tapi juga pengalaman berharga untuk masa depan,” kata Czeresna.

Di tengah kesibukannya sebagai siswa kelas 12, Czeresna tetap punya target besar. Putra kedua dari pasangan Dedi Suyanto dan Lira Masri ini bercita-cita menjadi dokter. Di luar belajar, ia suka mendengarkan musik untuk melepas penat.

Matematika yang Menantang

Menurut Czeresna, matematika memang tidak selalu mudah. Justru karena menantang, ia semakin tertarik mempelajarinya.

“Matematika itu susah-susah gampang. Tapi apa pun bisa digapai kalau kita mau belajar dan tidak menyerah,” ujarnya.

Pesan itu juga diamini ibunya, Lira Masri. Ia mengaku bangga melihat proses panjang yang dilalui anaknya, mulai dari latihan, seleksi, hingga berani tampil di panggung internasional.

“Bagi kami, bukan hanya medalinya yang penting. Tapi keberanian Czeresna untuk terus belajar dan berjuang,” kata Lira.

Ia berpesan agar prestasi ini tidak membuat Czeresna cepat puas. “Tetap rendah hati. Ini langkah awal untuk belajar lebih banyak dan mengejar cita-cita. Jangan takut dengan pelajaran yang sulit. Kalau mau berusaha dan bertanya, pasti ada hasilnya,” tambahnya.

Lira juga menekankan pentingnya dukungan keluarga. Menurutnya, orang tua bertugas mendampingi dan memberi ruang bagi anak untuk mengembangkan potensi.

Inspirasi untuk Pelajar Lain

Capaian Czeresna menjadi bukti bahwa siswa Indonesia mampu bersaing di level dunia dengan kerja keras, latihan konsisten, dan dukungan yang tepat. Dari SMP hingga SMA, ia menunjukkan bahwa prestasi lahir dari keberanian mencoba dan kemauan memperbaiki diri.

Prestasi di HKIMO 2026 diharapkan bisa menjadi motivasi bagi pelajar lain. Bahwa mimpi besar seperti menjadi dokter dan mengharumkan nama bangsa bisa dikejar bersamaan, asal ada disiplin, kerja keras, dan tidak takut gagal.

Komentar