Desa Kaliwedi Gelar Sosialisasi Penanganan Sampah Organik dan Non-Organik, Siap Wakili Sragen ke Tingkat Nasional

Kontrolnews.co – Sragen | Dalam upaya mewujudkan lingkungan bersih dan berkelanjutan, Pemerintah Desa Kaliwedi, Kecamatan Gondang, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, menggelar sosialisasi penanganan sampah organik dan non-organik pada Senin, 7 Juli 2025. Acara yang dipusatkan di Pendopo Waterboom Jambangan Permai ini dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan instansi terkait.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Sampah Tuntas di Tingkat RT”, yang sejalan dengan pendekatan Kabupaten Sragen dalam menyelesaikan persoalan sampah di level desa. Kepala Desa Kaliwedi, Daryono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

“Kita dorong inovasi di setiap RT untuk mengolah sampah. Sampah non-organik bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan bernilai jual seperti lampion atau vas bunga, sementara sampah organik akan diolah menjadi pupuk untuk menyuburkan tanaman sayur dan buah seperti cabai, terong, mangga, dan klengkeng,” jelas Daryono.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa pengelolaan sampah ini akan melibatkan kelompok-kelompok masyarakat, terutama kelompok wanita, kader posyandu, dan pengurus BUMDes. Setiap kelompok minimal terdiri dari lima orang dan dibentuk per dusun. Diharapkan, kegiatan ini juga membuka peluang ekonomi baru dan memperkuat semangat gotong royong di masyarakat.

Dalam acara sosialisasi ini, turut hadir perwakilan Tenaga Ahli Kabupaten, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Puskesmas, Dinas Kesehatan, bidan desa, pengurus BUMDes, serta para aktivis dan kader pengelolaan sampah dari setiap RT.

Kepala desa juga mengungkapkan bahwa program pengelolaan sampah ini akan diikutsertakan dalam lomba tingkat nasional. Sebelumnya, Desa Kaliwedi telah meraih juara 1 tingkat Kabupaten dan saat ini tengah menunggu hasil pleno tingkat Provinsi. Seluruh administrasi dan persiapan telah dilakukan untuk mewakili Jawa Tengah di ajang nasional.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya, demi Sragen yang lebih bersih, makmur, dan sejahtera,” pungkas Daryono.