Gelar Temu Usaha Dinas Pertahanan Pangan Dan Pertanian Kabupaten Ngawi Dengan Petani Tembakau 2022 

Advertorial, Berita157 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi| Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, S.T., M. H., Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi Supardi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngawi Noor Hasan, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Ngawi Harsoyo, menghadiri kegiatan Temu Usaha Petani Tembakau yang dilaksanakan oleh Bidang Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi yang bertempat di Kurnia Convention Hall, Jum’at (09/12/2022).

Pada kesempatan ini Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono dalam sambutanya mengatakan bahwa dengan diselenggarakan kegiatan ini petani bisa lebih memperhatikan standart budidaya yang baik dengan menerapkan Good Agriculture Practices (GAP) sehingga dapat memperoleh hasil panen yang baik juga tentunya.

Selain itu dengan menghadirkan Narasumber dari Ketua APTI Kabupaten Demak, Marjuki serta Gradder PT Djarum Mulyanto dari Kabupaten Demak, yang menyampaikan materi tentang bagaimana teknik budidaya tembakau untuk memenuhi standart kualitas yang bisa masuk ke perusahaan rokok.

Baca Juga  Pemkab Bogor tata Simpang PDAM melalui pembangunan underpass

Diharapkan misal perusahaan rokok Djarum menghendaki tembakau dengan kandungan tart dan nikotin yang tidak terlalu tinggi, dengan warna hijau agak kuning (joning) maka yang harus diperhatikan adalah varietas dan teknis budidaya khususnya pemupukan.

ketinggian tempat penanaman, cuaca dan penanganan pasca panennya, agar dapat dihasilkan tembakau sesuai spesifikasi kebutuhan pabrikan varietas.

Baca Juga  Pemkab Bogor Berhasil Bertengger di Peringkat 3 Investasi dan Peringkat 2 Penyerapan Tenaga Kerja di Jawa Barat

Setiap varietas memiliki karakteristik yang berbeda dan spesifik lokasi, sehingga ada varietas tembakau yang cocok ditanam di dataran rendah, maupun ada varietas yang cocok untuk ditanam di dataran tinggi.

kandungan tart dan nikotin setiap jenis varietas juga berbeda demikian juga setiap varietas yang sama bila ditanam di tempat yang berbeda akan menghasilkan kandungan nikotin yang berbeda pula.

Beberapa pertanyaan dari peserta yang ditanyakan, tentang semakin menurunnya luas tanam tanaman tembakau, hal ini dijawab oleh dinas terkait dan pengurus APTI

Baca Juga  Cek Pelayanan Publik dan Antisipasi Dampak Kemarau, Wakil Bupati Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Optimal

“Semakin menurunnya luas tanam tembakau selain karena tidak ada jaminan pasar, juga karena kualitas tembakau yang ditanam petani kualitasnya kurang baik dikarenakan ditanam dilahan sawah”

Yang tidak ditanam dalam bentuk kawasan sehingga kondisi tanahnya basah dan ini menurunkan kadar nikotin tembakau dan jawaban ditambahkan oleh ketua yang nantinya akan dicarikan solusi dengan jalan terbaik.