Kontrolnews.co – Ngawi | Kegiatan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H/2026 M digelar di Aula Gedung Kelurahan Jati, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan membekali calon jemaah haji dengan pengetahuan, kesiapan mental, serta pemahaman teknis pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat.
Achmad Thohirin, S.Pd., mewakili panitia menyampaikan bahwa pelaksanaan manasik tingkat kabupaten sebelumnya telah dilaksanakan di IPHI Ngrampal selama satu hari. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan di tingkat kecamatan dengan total empat hari pembekalan yang dikemas dan dijadwalkan selesai sebelum memasuki bulan Ramadan.
“Manasik ini menjadi bagian penting dari persiapan calon jemaah haji agar benar-benar siap secara ilmu, mental, dan fisik sebelum berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Muspika, Ketua IPHI, serta Kepala Desa Jati. Dari data panitia, peserta yang mengikuti manasik di wilayah Masaran sebanyak 113 orang dan dari Plupuh 62 orang, sehingga total keseluruhan mencapai 175 calon jemaah haji.
Materi dan Rangkaian Kegiatan
Manasik Haji Terintegrasi meliputi beberapa agenda penting, antara lain:
Pembinaan dan bimbingan teknis, mencakup pemahaman rukun, wajib, dan sunnah haji.
Simulasi pelaksanaan ibadah haji, seperti praktik tawaf, sa’i, hingga wukuf.
Diskusi dan tanya jawab, guna menjawab berbagai pertanyaan serta kekhawatiran calon jemaah.
Pemeriksaan kesehatan, untuk memastikan kesiapan fisik peserta sebelum keberangkatan.
Melalui pendekatan terintegrasi antara tingkat kabupaten dan kecamatan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah haji tahun 1447 H/2026 M.
Selain memperkuat pemahaman tata cara ibadah, manasik ini juga diarahkan untuk membangun kesiapan mental dan spiritual calon jemaah, sehingga mereka dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar, tertib, dan khusyuk.




