Pemkab Bogor Siapkan Kereta Gantung di Kawasan Puncak

Berita1332 Dilihat

Kontrolnews.co Bogor– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menyiapkan pengembangan sarana transportasi sebagai bagian dari strategi mengatasi persoalan konektivitas dan kepadatan lalu lintas, khususnya di kawasan wisata Puncak.

 

Selain pengembangan transportasi berbasis bus listrik, Pemkab Bogor juga tengah mengkaji rencana pembangunan kereta gantung atau angkutan massal berbasis kabel di kawasan Puncak.

 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengatakan rencana tersebut merupakan bagian dari arahan Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menghadirkan alternatif transportasi yang dapat menunjang mobilitas masyarakat sekaligus wisatawan.

 

Baca Juga  Lombok Timur Siapkan 'Benteng Digital': Aplikasi SIGUMI Hadir Cegah Bencana di Kawasan Gunung Rinjani

“Rencana pembangunan kereta gantung di kawasan Puncak merupakan salah satu alternatif pengembangan transportasi untuk meningkatkan konektivitas sekaligus mengurangi tekanan lalu lintas di jalur Puncak,” kata Ajat.

 

Menurutnya, konsep kereta gantung nantinya diarahkan untuk menghubungkan sejumlah titik strategis di kawasan Puncak. Dengan begitu, masyarakat maupun wisatawan memiliki pilihan moda transportasi selain kendaraan pribadi.

 

Selain sebagai sarana transportasi, kereta gantung juga diharapkan mampu memberikan dampak terhadap pengembangan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat setempat.

Baca Juga  16 Tahun Menanti Dalam Diam, 109 KK Transmigran Jeringo Akhirnya Genggam SHM: "Bukan Cuma Surat Tanah, Ini Masa Depan Kami!

 

“Selain fungsi transportasi, kereta gantung diharapkan dapat mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi lokal, termasuk UMKM dan destinasi wisata di kawasan Puncak,” ujarnya.

 

Meski demikian, Ajat menegaskan rencana tersebut masih berada dalam tahap kajian. Pemkab Bogor perlu memastikan pembangunan kereta gantung memenuhi berbagai aspek teknis dan tata kelola sebelum direalisasikan.

 

Kajian tersebut antara lain mencakup trase, kapasitas angkutan, aspek keselamatan, dampak lingkungan, kesesuaian tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi dengan moda transportasi lain hingga kelayakan investasi.

 

“Rencana ini masih memerlukan kajian komprehensif, baik dari sisi teknis, keselamatan, lingkungan, tata ruang, kebutuhan lahan, integrasi moda transportasi maupun kelayakan investasinya,” kata Ajat.

Baca Juga  Bupati Bogor Hadiri Afternoon Tea dan Diskusi Ringan Bersama Media Metropolitan dan Pemkot Bogor

 

Ia menambahkan, pengembangan transportasi di kawasan Puncak diharapkan tidak hanya menjadi solusi kemacetan, tetapi juga bagian dari penataan kawasan wisata secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan. (admin)