Polrestabes Bandung Pastikan Flyover Mochtar Kusumaatmadja Dibuka Saat Tahun Baru dengan Pengamanan Ketat

Berita237 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono memastikan, Flyover Mochtar Kusumaatmadja (Pasopati) tetap dibuka pada malam perayaan Tahun Baru 2025. Namun, pengamanan ketat akan diberlakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan lalu lintas.

“Untuk Flyover Mochtar Kusumaatmadja, setelah evaluasi pengamanan malam Tahun Baru, kami tidak akan melakukan penutupan. Namun, kami akan menempatkan personel dari bawah hingga atas flyover untuk mencegah kendaraan berhenti di atas jembatan,” ujar Kombes Budi Sartono, Rabu 19 Desember 2024.

Baca Juga  Wajah Baru Pasar Benih Ikan Ciseeng, Hadir Lebih Modern, Bersih dan Representatif

Ia menegaskan, setiap kendaraan, baik mobil maupun motor, hanya diperbolehkan melintas tanpa berhenti. Penjagaan ini dilakukan guna mencegah keramaian yang dapat membahayakan pengendara lain.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara serius.

“Jangan anggap sepele pengamanan Nataru. Kejadian kecil saja bisa mencoreng nama baik Kota Bandung. Kami pastikan tidak ada insiden besar pada malam pergantian tahun,” katanya.

Baca Juga  Sekda Ajat Pastikan Pelayanan Publik di Pemkab Bogor Berjalan Kondusif

Beberapa langkah preventif telah direncanakan, seperti operasi minuman keras sebelum perayaan Natal dan Tahun Baru. Untuk perayaan Tahun Baru, warga Kota Bandung diminta tidak menyalakan flare atau kembang api yang membahayakan di jalanan.

Terkait kegiatan Car Free Day (CFD), Polrestabes Bandung bersama pemerintah daerah telah memutuskan untuk meniadakan CFD selama masa perayaan Nataru. Sementara itu, kebijakan terkait Braga Beken masih dalam pembahasan.

Baca Juga  Hutan Kota Kabupaten Bogor Capai 177,26 Hektare, 67.696 Pohon Telah Tertanam

Di perbatasan Kota Bandung, Polrestabes juga akan melakukan penyekatan untuk mencegah kelompok bermotor yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.

“Warga yang ingin merayakan di Bandung kami persilakan, tetapi kelompok bermotor yang bertujuan membuat onar akan kami putar balikkan,” tegasnya.