Sektor 23 Pembibitan Satgas Citarum, Sub 1 Bongkor, Patroli di Petak 71

TNI POLRI241 Dilihat

Kontrolnews.co – Kab. Bandung | Anggota Sektor 23/Pembibitan Satgas Citarum Harum melakukan Patroli dan penanaman di petak 71 yang berada di Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung. Kamis (19/05/22).

Kegiatan di lakukan untuk pengontrolan dan pengecekan kondisi lahan. Selain itu, memberikan edukasi kepada setiap warga penggarap lahan yang ada di petak .

Pada kesempatan tersebut, Kopda Udman bersama Anggota Sektor 23/Pembibitan Sub 1 Bongkor mengecek lahan yang sudah di tanami maupun yang masih terbilang kritis dan melakukan penanaman tanaman keras, kopi maupun tanaman buah.

Baca Juga  Pabrik Obat Ilegal di Bandung Terbongkar, Lima Orang Ditangkap, Ratusan Ribu Butir Disita

Ia menegaskan, Selain melaksanakan patroli anggota sektor 23 wajib memberikan arahan mengenai perawatan pada tanaman yang baik dan benar, terutama untuk masyarakat yang memiliki kemiringan tidak wajar.

“Dengan melaksanakan patroli ini kami berharap kepada para masyarakat untuk bisa menjaga dan merawatnya dengan baik dan juga mengurangi adanya oknum yang tidak bertanggung jawab”. Tegasnya

Menurut Dansektor 23 Kol. Inf. Mochamad Ridwan, Patroli ini merupakan dalam rangka pengamanan hutan yang ada di hulu sungai Citarum.

Baca Juga  Karorena Polda NTB Tekankan Target PNBP BLU 2028–2031 Harus Terukur

“Selain itu untuk memberikan edukasi kepada warga masyarakat agar menjaga alam”. Katanya.

Ia berharap dengan kegiatan patroli ini masyarakat tidak melakukan penebangan pohon, membakar pohon bahkan mematikan pohon.

“Kami berharap masyarakat bisa merawat tanaman tersebut dan juga menjaganya dari oknum yang bandel”. Harap dia.

Jika hutan aman terlindungi dan tidak gundul, Dansektor 23 menyampaikan, air yang mengalir ke sungai Citarum akan bersih, serta tanaman yang kita sudah tanaman bisa tumbuh dengan baik.

Baca Juga  Sambut HUT Humas Polri ke-75, Bid Humas Polda Jabar Gelar Baksos ke Panti Asuhan Anak Sholeh Bandung

“Jika tanaman tumbuh, bisa dirasakan oleh masyarakat berapa pentingnya kita merawat dan menanam pohon yang memiliki kemiringan dan juga lahan yang kritis”. Pungkasnya.

(red)