Sesuaikan Ukuran, Sektor 22 Citarum Harum Sub 8, Pengayakan Kompos

TNI POLRI272 Dilihat

Kontrolnews – Lembang | Bertempat di Kp. Pasirwangi Desa Gudang Kahuripan, Lembang, Kab. Bandung Barat Satgas Sektor 22 Citarum Harum Sub 08 terus maksimalkan limbah Kotoran Hewan agar dapat menjadi Pupuk Kompos. Sabtu (17/06/23).

Kompos yang sudah mengering mulai di olah kembali seperti yang terlihat dilokasi, Satgas lakukan pengayakan dengan tujuan agar ukuran kompos yang dihasilkan seragam atau untuk mendapatkan ukuran mesh sesuai dengan yang diinginkan.

Karena jika tidak dilakukan proses pengayakan, maka kompos yang dihasilkan ukurannya masih beragam, ada yang ukuran kecil dan ada pula yang ukuran masih besar.

Baca Juga  Wakapolda NTB Hadiri Hari Santri 2026, Generasi Muda Diajak Siapkan Indonesia Emas

Hal yang perlu di ketahui proses pengelolaan dan pengolahan Kotoran Hewan tersebut Satgas Sektor 22 Citarum Harum memiliki tujuan mengurangi pencemaran yang di hasilkan dari limbah Kotoran Hewan di wilayah Lembang.

Saat ditemui di lokasi, Serma Dodi Candra selaku Komandan Sub 08 mengatakan, pengolahan kotoran hewan yang kami lakukan tentunya bertujuan untuk mengedukasi warga, agar dapat memanfaatkan kotoran hewan supaya di olah menjadi kompos.

Baca Juga  Karorena Polda NTB Tekankan Target PNBP BLU 2028–2031 Harus Terukur

“Mengingat di wilayah kerja kami banyak peternakan sapi, sehingga kotoran sapi bisa di katakan cukup banyak, dan hal tersebut jika tidak di kelola dengan baik, apalagi di buang ke sungai atau lainnya maka akan menyebabkan pencemaran dan bau yang tidak sedap,” jelas Dodi.

Lebih lanjut di katakan Serma Dodi, seperti yang kami lakukan pada hari ini, usai kami lakukan tahap demi tahap pengomposan, maka kami perlu melakukan proses pengayakan dimana proses ini agar kompos yang dihasilkan seragam.

Baca Juga  Bandung Kondusif Pasca Kerusuhan Dago, Belasan Anggota Polisi Alami Luka - Luka

“Artinya, kami mengajarkan kepada masyarakat untuk bisa memanfaatkan limbah kotoran hewan, selain untuk penghasilan tambahan juga baik untuk penghematan biaya pupuk pada tanaman yang di garap warga, tentunya kamu juga ingatkan agar tetap menjaga kebersihan lingkungan terlebih pada daerah aliran sungai,” tandasnya.

(Pendam III/Siliwangi)