TMMD ke-130 Kodim Ngawi Bangun Jalan Paving, Jembatan, Sumur Bor, dan Tiga Unit RTLH di Jatipuro

Berita Jatim67 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim Ngawi terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Melalui kerja sama antara personel TNI dan warga, berbagai sasaran fisik mulai dikerjakan, mulai dari pembangunan jalan paving, jembatan, sumur bor, hingga tiga unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Jatipuro, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (14/10/2026).

Pengerjaan sejumlah sasaran fisik tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pembangunan desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemasangan Bekisting Jalan Paving Dilakukan dengan Teliti

Salah satu kegiatan yang tengah dilaksanakan Satgas TMMD ke-130 Kodim Ngawi adalah pemasangan bekisting atau cetakan pembatas sebagai bagian dari tahapan pembangunan jalan paving dengan lebar 3 meter.

Dalam pengerjaan tersebut, personel Satgas TMMD, Serka Sumarno, bersama masyarakat setempat bekerja bahu-membahu memastikan pemasangan bekisting dilakukan secara teliti, lurus, dan sesuai dengan ukuran serta perencanaan yang telah ditentukan.

Ketelitian dalam pemasangan bekisting menjadi salah satu aspek penting untuk mendukung hasil pekerjaan yang rapi dan sesuai dengan spesifikasi teknis. Setiap tahapan harus dilaksanakan dengan cermat agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana.

Serka Sumarno menegaskan bahwa pengerjaan infrastruktur tidak boleh dilakukan secara asal-asalan. Menurutnya, ketepatan ukuran dan kelurusan pemasangan perlu diperhatikan agar hasil pekerjaan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

“Pemasangan bekisting harus benar-benar diperhatikan, mulai dari kelurusan hingga ketepatannya. Dengan pengerjaan yang teliti, kami berharap hasil pembangunan jalan paving ini kuat dan berkualitas, bukan sekadar selesai dipasang,” ujar Serka Sumarno.

Selain mengutamakan ketelitian, keterlibatan masyarakat dalam pengerjaan jalan tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan warga dalam membangun lingkungan desa.

Bangun Tiga Unit RTLH dan Infrastruktur Pendukung Desa

Selain pembangunan jalan paving, Satgas TMMD ke-130 Kodim Ngawi juga melaksanakan pembangunan tiga unit RTLH di wilayah Jatipuro. Program tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat memperoleh hunian yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Pelaksanaan pembangunan RTLH melibatkan personel TNI bersama masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengerjaan sehingga rumah yang dibangun bisa segera memberikan manfaat bagi penerima.

Pelda Ridwan dari TNI Angkatan Udara (TNI AU), selaku Komandan Tim (Dantim) pembangunan RTLH, menyampaikan bahwa kekompakan antara anggota Satgas TMMD dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pekerjaan.

“Kami bersama anggota dan masyarakat selalu kompak dalam menyelesaikan pembangunan ini. Lingkungan yang ramah dan dukungan masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi kami dalam menjalankan tugas sebagai Satgas TMMD ke-130 di Jatipuro, Ngawi,” ujar Pelda Ridwan.

Menurutnya, dukungan dan partisipasi warga menciptakan suasana kerja yang harmonis. Kebersamaan tersebut tidak hanya membantu kelancaran pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Di samping pembangunan jalan paving dan tiga unit RTLH, program TMMD ke-130 Kodim Ngawi juga mencakup pembangunan jembatan serta pembuatan sumur bor untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, menunjang aktivitas sehari-hari, serta membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat sesuai dengan peruntukannya.

Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat

Pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim Ngawi menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Melalui pengerjaan berbagai sasaran fisik, program ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Keterlibatan warga dalam proses pembangunan menunjukkan bahwa keberhasilan pembangunan desa membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat saling membantu, pekerjaan diharapkan dapat diselesaikan sesuai target dan memberikan manfaat jangka panjang.

Pembangunan jalan paving dengan lebar 3 meter, jembatan, sumur bor, serta tiga unit RTLH di Jatipuro diharapkan mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan memperlancar berbagai aktivitas warga.

Melalui TMMD ke-130, Kodim Ngawi terus mendorong terwujudnya pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Kehadiran Satgas TMMD di tengah warga menjadi bukti bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat dapat diwujudkan melalui kerja nyata, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi kemajuan desa.

Komentar