TMMD Reguler ke-128 Resmi Dibuka di Sragen, Pemprov Jateng Gelontorkan Rp33,2 Miliar untuk Pembangunan Desa

Kontrol news.co – Ngawi  | Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026 resmi dimulai di Kabupaten Sragen. Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M., yang mewakili Gubernur Jawa Tengah, di Lapangan Taman Harmoni, Desa Plumbungan, Kecamatan Karang Malang, Rabu (22/4/2026).

Dalam upacara tersebut, Sekda Jateng bertindak sebagai inspektur upacara dan secara simbolis membuka kegiatan dengan memukul kentongan sebagai tanda dimulainya program TMMD Reguler ke-128 yang dilaksanakan oleh Kodim 0725/Sragen.

Dalam amanat Gubernur Jawa Tengah yang dibacakannya, Sumarno menegaskan bahwa TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Program TMMD merupakan kolaborasi antara TNI AD, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta pemerintah kabupaten/kota dengan dukungan anggaran dari Pemprov Jateng sebesar Rp33,2 miliar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada TNI yang selama kurang lebih 45 tahun konsisten menjalankan program TMMD dan terbukti memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan, daerah tertinggal, hingga kawasan kumuh perkotaan.

Baca Juga  Pemilihan Calon Anggota BPD Desa Slogo dan Jono di Tanon Sragen Berlangsung Demokratis dan Lancar

Program TMMD, lanjutnya, mencakup kegiatan fisik dan nonfisik. Untuk kegiatan fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur dan sarana prasarana dasar guna meningkatkan aksesibilitas wilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Sedangkan kegiatan nonfisik diarahkan pada peningkatan wawasan kebangsaan, kesehatan, pendidikan, serta penguatan ketahanan wilayah.

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 dan Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 berlangsung serentak di seluruh wilayah Jawa Tengah mulai 22 April hingga 21 Mei 2026, dengan mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.”

Baca Juga  Pemdes Padas Sragen Gelar Pemilihan Calon Anggota BPD Periode 2026-2034

Tema tersebut menegaskan pentingnya desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional, dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, mengurangi kesenjangan, dan mendorong pemerataan pembangunan.

Gubernur Jawa Tengah melalui Sekda berharap seluruh jajaran pemerintah daerah bersama Komandan Satgas TMMD dapat melaksanakan program ini secara optimal agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

“Dengan semangat kesengkuyungan, saya optimistis TMMD mampu berkontribusi dalam pembangunan desa sekaligus mendukung target penurunan angka kemiskinan Jawa Tengah menjadi 8,70%–8,53% serta pertumbuhan ekonomi 5,00%–6,00% sesuai RKPD 2026,” tambahnya.

Sementara itu, Komandan Satgas TMMD Reguler ke-128, Letkol Inf Dindin Rohidin, S.I.P., menjelaskan bahwa sasaran program terbagi menjadi dua, yakni fisik dan nonfisik.

Untuk sasaran fisik meliputi pembangunan cor jalan sepanjang 1.100 meter, talud 150 meter, rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan 10 unit jamban sehat, serta penyediaan sarana air bersih berupa satu unit sumur bor.

Baca Juga  Ketua DPRD Sragen Tilik Cabor di Camp Dispora, Pantau Persiapan Atlet Wushu dan IBCA MMA Hadapi Porprov 2026

Sedangkan sasaran nonfisik mencakup berbagai penyuluhan, di antaranya wawasan kebangsaan, kesehatan dan penanganan stunting, pelayanan posyandu, pencegahan penyakit tidak menular, pembinaan kamtibmas dan bahaya narkoba, serta penyuluhan di bidang peternakan, perikanan, pertanian, perkebunan, dan pembinaan mental spiritual.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian 100 paket sembako kepada keluarga dengan anak stunting dan warga prasejahtera, serta peletakan batu pertama di titik nol pembangunan jalan cor blok sebagai tanda dimulainya pekerjaan fisik TMMD.