Dukung Pengelolaan Sampah Cicendo, TPS3R Supadio Bersinar Olah 5 Ton Residu Sehari Pakai Mesin MOTAH

Berita19 Dilihat

Kontrolnews.co – Bandung | Petugas TPS3R Supadio Bersinar di Kelurahan Husein Sastranegara, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, mengikuti pelatihan teknis pengoperasian Mesin Olah Runtah (MOTAH) selama lima hari. Hasilnya, rata-rata 5 ton residu sampah berhasil diolah setiap hari selama 8 jam kerja.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di Jl. Kom. Ud. Supadio No. 14, Kelurahan Husein Sastranegara, pada 11-15 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan petugas dalam mendukung pengelolaan sampah se-Kecamatan Cicendo.

Selama pelatihan, para petugas mendapatkan pembekalan teknis langsung dari tim ahli yang ditunjuk, mulai dari proses pengoperasian mesin, tahapan pengolahan residu, hingga penerapan prosedur kerja yang aman dan tertib.

Baca Juga  Pemkab Bogor Perkuat Pembinaan ASN melalui Penguatan Disiplin dan Ketahanan Keluarga

Ketua pengelola TPS3R Supadio Bersinar menyebut, pelatihan ini menjadi langkah penting untuk mempersiapkan petugas agar mampu menjalankan pengolahan sampah secara lebih terarah, efektif, dan bertanggung jawab.

“Dari hasil praktik selama pelatihan, rata-rata 5 ton residu sampah bisa terbakar dalam 8 jam kerja. Ini jadi modal kami untuk operasional ke depan,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Bogor Hadiri Afternoon Tea dan Diskusi Ringan Bersama Media Metropolitan dan Pemkot Bogor

Meski demikian, ia menekankan penggunaan MOTAH harus disertai standar operasional yang ketat, mulai dari pemilahan sampah dari sumber, pengendalian emisi, hingga pengelolaan abu sisa pembakaran sesuai ketentuan, agar tetap memperhatikan aspek kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Keberadaan TPS3R Supadio Bersinar diharapkan dapat menjadi solusi pengurangan volume sampah di Kecamatan Cicendo. Sinergi antara petugas, masyarakat, dan unsur kewilayahan dinilai menjadi kunci untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Baca Juga  *Pemkab Bogor Dorong KDKMP Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa dan Kelurahan

Pihak kelurahan juga mengimbau masyarakat untuk aktif memilah sampah dari rumah, mengurangi sampah yang dihasilkan, serta memanfaatkan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

 

Komentar