Warga RT 02 RW 04 Desa Tulakan Ngawi Gotong Royong Bangun Jalan Paving 200 Meter dengan Dana Swadaya

Berita Jatim133 Dilihat

Kontrolnews.co – Ngawi | Semangat kebersamaan dan budaya gotong royong kembali ditunjukkan warga RT 02 RW 04, Dusun Tulakan, Desa Tulakan, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi. Di tengah minimnya anggaran Dana Desa tahun 2026, masyarakat setempat secara sukarela melaksanakan pembangunan pavingisasi jalan lingkungan dengan dana swadaya masyarakat dan kerja bakti bersama.

Pembangunan jalan paving tersebut memiliki panjang sekitar 200 meter dengan lebar 2 meter. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 90 persen dan diharapkan segera selesai agar dapat dimanfaatkan seluruh warga.

Kegiatan swadaya ini menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap pembangunan lingkungan desa. Sebelumnya, Pemerintah Desa Tulakan telah mengalokasikan Dana Desa pada tahun anggaran 2024–2025 untuk pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Namun, karena keterbatasan anggaran pada tahun 2026, warga berinisiatif melanjutkan pembangunan secara mandiri.

Koordinator kegiatan, Tri Sofyan, mengatakan bahwa semangat gotong royong warga menjadi modal utama dalam menyelesaikan pembangunan jalan tersebut.

“Pembangunan paving ini merupakan hasil kesepakatan bersama warga. Karena kondisi jalan sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari, warga dengan sukarela memberikan swadaya baik tenaga maupun material demi kelancaran pembangunan,” ujar Tri Sofyan.

Ia menambahkan, pembangunan pavingisasi tersebut bertujuan meningkatkan akses jalan lingkungan agar lebih nyaman, aman, dan mendukung mobilitas warga, terutama saat musim hujan.

Foto: pekerjaan pengecoran bahu samping jalan paving oleh warga RT 02/04 desa Tulakan

“Harapan kami, dengan jalan yang sudah dipaving, aktivitas masyarakat menjadi lebih lancar, lingkungan lebih bersih, serta dapat meningkatkan semangat kebersamaan antarwarga,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua RT 02 RW 04, Sadino, mengapresiasi kekompakan masyarakat yang tetap menjaga budaya gotong royong di tengah keterbatasan anggaran pembangunan desa.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh warga yang telah ikut berpartisipasi. Ini membuktikan bahwa kebersamaan masyarakat masih sangat kuat. Pembangunan ini murni swadaya masyarakat demi kepentingan bersama,” ungkap Sadino.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Widi dipercaya sebagai bendahara RT yang membantu pengelolaan anggaran swadaya masyarakat agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

Kepala Desa Tulakan, Drs. Wiyono, turut memberikan apresiasi atas semangat warga yang tetap aktif mendukung pembangunan desa melalui swadaya masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan kekompakan warga RT 02 RW 04 Dusun Tulakan. Semangat gotong royong seperti ini harus terus dijaga karena menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa. Pemerintah desa tentu mendukung penuh kegiatan positif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kenyamanan masyarakat,” ujar Drs. Wiyono.

Ia juga berharap pembangunan jalan paving tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi lingkungan dan meningkatkan kualitas infrastruktur desa.

Pembangunan jalan lingkungan berbasis swadaya masyarakat tersebut juga sejalan dengan semangat pemberdayaan masyarakat desa sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa melalui semangat gotong royong dan kebersamaan.